Gempa NTT: Telkom Akses Gercep Turunkan 150 Teknisi, Layanan Siaga 24 Jam
TelkomGroup Prioritaskan Stabilitas Jaringan Selama Fase Normalisasi Pascabencana
Persetujuan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2023 dalam Rapat Paripurna yang digelar di Gedung DPRD Kabupaten Magelang pada Rabu (27/9)./Istimewa
KABUPATEN MAGELANG—Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magelang bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magelang menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Magelang Tahun Anggaran 2023.
Dalam Rapat Paripurna yang digelar di Gedung DPRD Kabupaten Magelang pada Rabu (27/9/2023), Ketua Badan Anggaran DPRD Kabupaten Magelang, Saryan Adiyanto melaporkan Pendapatan Daerah Perubahan APBD Tahun Anggaran 2023 diproyeksikan sebesar Rp2.568.173.882.333, mengalami penambahan sebesar Rp208.200.000 apabila dibandingkan dengan MOU P-KUA dan P-PPAS.
"Kenaikan pendapatan tersebut berasal dari tambahan DAK Nonfisik BOP PAUD Reguler sebesar Rp156 juta dan BOP Pendidikan Kesetaraan Reguler sebesar Rp52,2juta," katanya dalam Laporan, Saran, Pendapat dan Rekomendasi Badan Anggaran DPRD.
Adapun belanja daerah mengalami penurunan di beberapa poin. Di antaranya adalah Belanja Pegawai pada Rancangan Perubahan APBD tahun Anggaran 2023 sebesar Rp1.059.259.701.519, mengalami penurunan sebesar Rp1.106.514.071, jika dibandingkan dengan MOU P-KUA dan P-PPAS TA 2023.
Penurunan belanja pegawai karena adanya pencermatan saat penilaian dan reviu RKA SKPD. Belanja barang dan jasa pada Rancangan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2023 sebesar Rp588.155.739.742, juga mengalami penurunan sebesar Rp1.419.201.529, dibandingkan dengan MOU P-KUA dan P-PPAS TA 2023. Penurunan belanja jasa sebagai akibat dari rasionalisasi saat penilaian dan reviu RKA SKPD.
Adapun belanja bantuan Sosial pada Rancangan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2023 sebesar 6.460.684.500 sama dengan MOU P-KUA dan P-PPAS TA 2023. Penerimaan Pembiayaan dalam Rancangan Perubahan APBD TA 2023 sebesar Rp315.907.861.722, terdiri dari SILPA tahun sebelumnya yaitu sebesar Rp286.776.557.722 dan Pencairan Dana Cadangan sebesar Rp29.131.304.000.
BACA JUGA: DPRD Kabupaten Magelang Soroti Capaian RPJMD 2023
Pengeluaran pembiayaan pada Perubahan APBD Tahun Anggaran 2023 dialokasikan sebesar Rp44.375.000.000, untuk pembentukan dana cadangan sebesar Rp30.000.000.000, penyertaan modal (investasi) pemerintah daerah kepada Perumda Air Minum Tirta Gemilang sebesar Rp7.500.000.000 dan Penyertaan Modal pada PT BPR Bank Bapas 69 (Perseroda) sebesar Rp6.875.000.000.
"Badan Anggaran DPRD Kabupaten Magelang mendorong kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Magelang untuk selalu taat asas dan prosedural serta tahapan waktu dalam Penyusunan Raperda tentang Perubahan APBD Tahun 2023 sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan," tulis Saryan Adiyanto.
Potensi Pendapatan Perangkat Daerah pengelola pendapatan diharapkan untuk lebih meningkatkan potensi pendapatan supaya mencapai pendapatan optimal. Perangkat Daerah yang membina BUMD diharapkan untuk mengevaluasi target dari BUMD yang ada agar lebih maksimal dalam memberikan kontribusi Pendapatan Daerah.
Bupati Magelang, Zaenal Arifin mengucapkan terdapat defisit anggaran sebesar Rp271.532.861.722. Adapun pembiayaan netto sebesar Rp271.532.861.722 dapat digunakan untuk menutup defisit anggaran sehingga Sisa lebih Pembiayaan Anggaran Tahun Berkenaan (SILPA) menjadi nol rupiah.
"Terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dalam rangka proses penyusunan Raperda tersebut. Selanjutnya Rancangan Perubahan APBD Kabupaten Magelang Tahun Anggaran 2023 yang telah disetujui bersama, akan segera kami kirim kepada Gubernur Jawa Tengah untuk mendapatkan evaluasi. Semoga momentum ini dapat dijadikan awal yang baik bagi pembahasan-pembahasan Raperda pada masa-masa yang akan datang," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
TelkomGroup Prioritaskan Stabilitas Jaringan Selama Fase Normalisasi Pascabencana
Posko GRIB Jaya di Kebon Jeruk terbakar pada Senin dini hari. Polisi menyebut api diduga berasal dari korsleting listrik.
Harga daging sapi rata-rata Rp143.000 per kg. Mendag Budi Santoso mengungkap masalah impor dan distribusi pasokan yang belum merata.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) mendukung Program Rumah Cahaya yang diinisiasi Yayasan Pahlawan Harapan Sejahtera Indonesia Emas (PHSI)
Kebakaran Desa Adat Sade di NTB menimbulkan kerugian Rp33,84 miliar dan berdampak pada 320 pelaku pariwisata.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah kembali menyalurkan bantuan untuk korban gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT).