304 Orang Mengungsi Akibat Kebakaran Gudang Rongsok, 3 RT Terdampak

Wahyu Prakoso
Wahyu Prakoso Rabu, 04 Oktober 2023 14:17 WIB
304 Orang Mengungsi Akibat Kebakaran Gudang Rongsok, 3 RT Terdampak

Warga terdampak kebakaran mengungsi di Pendapa Kelurahan Pasar Kliwon, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo, Selasa (3/10/2023) malam. (ist/PMI Solo)

Harianjogja.com, SOLO–Sebanyak 304 orang dari 108 keluarga terpaksa mengungsi akibat kebakaran gudang rongsok di Kelurahan/Kecamatan Pasar Kliwon, Solo, Rabu (4/10/2023) pukul 01.59 WIB.

Jumlah itu sesuai dengan data yang dihimpun PMI Kota Solo melalui para relawan PMI dengan perincian, 120 jiwa atau 49 keluarga di RT 001/RW 012 Kelurahan Pasar Kliwon; 93 jiwa atau 30 keluarga di RT 002/RW Kelurahan Pasar Kliwon, dan 91 jiwa dari 29 keluarga di RT 003/RW 012 Kelurahan Pasar Kliwon.

Kepala Markas PMI Kota Solo, Budi Purwanto, mengatakan objek yang terbakar adalah gudang rongsok yang menjadi sumber kebakaran, enam rumah, dan satu pabrik terbakar sebagian.

“Giat PMI suplai air untuk pemadam kebakaran dengan tiga unit truk tangki, stand by satu unit ambulans di lokasi kejadian, dan mendirikan dapur umum di Posko Sibat Semanggi,” jelasnya.

Budi mengatakan PMI Kota Solo telah mendistribusikan 50 kg beras, mi instan lima dus, minyak goreng lima liter, gula lima kg, teh 10 pack. Selain itu, PMI Kota Solo telah mendistribusikan makanan siap saji 50 bungkus ke Posko Kelurahan Pasar Kliwon.

Salah satu pengungsi, Nuri Ayu, 33, menjelaskan total sembilan orang keluarganya yang menempati tiga rumah mengungsi ke Pendapa Kelurahan Pasar Kliwon seusai mendapatkan arahan petugas gabungan.

Menurut dia, rumahnya aman dari api, namun asap tebal hingga panas api membuat warga terdampak. Warga sempat memadamkan api dengan peralatan seadanya sebelum petugas Damkar Kota Solo tiba ke lokasi kejadian.

BACA JUGA: 5 Warga Bantul Tewas Diduga Usai Tenggak Miras Oplosan

Dia menjelaskan petugas Damkar Solo sempat kesulitan mengakses jalan kampung rumahnya di RW 012 akibat gapura yang terlalu kecil. Warga meminta petugas membongkar gapura supaya armada Damkar Solo bisa masuk ke titik api terdekat.

Sebelumnya, Wakil Wali Kota Solo Teguh Prakosa sudah meninjau lokasi peristiwa kebakaran dan tempat pengungsian Selasa malam.  Teguh didampingi Camat Pasar Kliwon Ahmad Khoironi.

Teguh mengatakan Pemkot Solo fokus memadamkan api, mendata warga, serta operasional dapur umum di Kecamatan Pasar Kliwon, Solo, Selasa (3/10/2023) malam. Kebijakan perbaikan rumah warga diputuskan Rabu pagi.

“Besok pagi kami cek betul rumah-rumah yang terdampak berapa jiwa apakah bisa kami tindak lanjuti. Ada perbaikan, perbaikan bisa dengan skema RTLH [rumah tidak layak huni]” jelas dia.

Menurut dia, nilai bantuan program RTLH sekitar Rp20 juta atau bisa lebih karena terdampak kebakaran. Teguh akan melihat kemampuan pemerintah serta mengecek kondisi rumah warga yang terbakar.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Solopos

Share

Maya Herawati
Maya Herawati Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online