Ngeri! Penyakit Kronis Kini Serang Usia Muda, Begini Cara Mencegahnya
Kasus penyakit kronis kini banyak menyerang usia muda akibat gaya hidup. Simak penyebab dan upaya pencegahannya.
Pengunjung menikmati objek wisata Kawah Sikidang di dataran tinggi Dieng, Wonosobo, beberapa waktu lalu. Antara/I.C.Senjaya.
Harianjogja.com, WONOSOBO—Kawasan Dieng di Kabupaten Wonosobo dan Kabupaten Banjarnegara memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi geopark nasional, baik dari sisi geoheritage, geo biodiversity, maupun geo culture. Hal ini diungkapkan Wakil Bupati Wonosobo Muhammad Albar.
"Geoheritage berbentuk bentang alam yang berpotensi menjadi objek wisata, geo biodiversity dengan adanya flora dan fauna khas di kawasan Dieng," katanya di Wonosobo, Rabu (11/10/2023).
Kemudian juga geo culture berupa warisan kebudayaan dengan situs peninggalan peradaban yang menjadi keunggulan tersendiri atas kekayaan alam dan budaya.
Ia menyampaikan hal tersebut saat menyambut rombongan tim penilaian awal (pre-assesment) Geopark Nasional Dieng di Aboretum Taman Rekreasi Kalianget.
Penilaian tersebut merupakan sebuah standarisasi dalam mempersiapkan kematangan Dieng sebagai geopark nasional, di mana berbagai kegiatan telah menyertai prosesnya, mulai dari digelarnya berbagai seminar yang melibatkan pemangku wilayah, pemangku kebijakan, dan stakeholders lainnya.
"Kami menyadari bahwa Pemerintah Kabupaten Wonosobo dan Kabupaten Banjarnegara dalam prosesnya sangat membutuhkan fasilitasi, supervisi, dan asistensi, baik dari pemerintah pusat maupun provinsi. Saya menyambut baik atas kedatangan tim Komite Nasional Geopark Indonesia, dan Dewan Pakar Komite Nasional Geopark Indonesia beserta seluruh rombongan, di Kabupaten Wonosobo," katanya.
BACA JUGA: Dampak Kekeringan Air Tanah di DIY Menyusut, Wilayah Ini Terancam Krisis Air
Melalui momentum penilaian ini dia berharap, dapat menghasilkan output yang baik untuk melangkah ke tahap selanjutnya, sekaligus sebagai input bahan berbenah dan meningkatkan performa dalam mengembangkan Dieng sebagai geopark nasional.
General Manager Geopark Dieng Sri Utami menjelaskan, selama tiga hari ke depan akan ada Komite Nasional Geopark Indonesia (KNGI) yang akan melakukan penilaian awal sebelum dilakukan proses verifikasi oleh Kementerian ESDM RI pada Januari 2024.
"Penilaian ini merupakan tindak lanjut dari usulan Gubernur Jawa Tengah untuk menaikkan tingkat, yang semula Geopark Dieng menjadi geopark nasional, dan ini sudah berproses melalui komitmen bersama antar Pemerintah Kabupaten Wonosobo dan Banjarnegara sejak 2015, kemudian hasil assesment ini akan ditindaklanjuti oleh Kemenko Maritim dan Investasi sebelum akhirnya ditetapkan sebagai kawasan geopark nasional," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kasus penyakit kronis kini banyak menyerang usia muda akibat gaya hidup. Simak penyebab dan upaya pencegahannya.
Cek jadwal terbaru KRL Solo-Jogja Senin 18 Mei 2026 lengkap dari Palur sampai Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Fabio Di Giannantonio menangi MotoGP Catalunya 2026 yang dua kali dihentikan akibat kecelakaan beruntun di Barcelona.
BMKG memprediksi hujan masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah DIY hingga 20 Mei 2026 akibat pengaruh fenomena MJO.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit melantik Kalemdiklat Polri, lima kapolda baru, dan satu pejabat utama Mabes Polri di Jakarta.
Balapan MotoGP Catalunya 2026 dua kali dihentikan setelah kecelakaan beruntun melibatkan Alex Marquez, Bagnaia, Zarco, dan Acosta.