Kasus Pig Butchering di Solo-Sukoharjo, Kerugian Capai Rp41 Miliar
Sindikat penipuan online modus asmara dan kripto palsu di Jateng raup Rp41 miliar. Polisi tetapkan 38 tersangka, 133 korban.
Kemiskinan - ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, MAGELANG—Tingkat kemiskinan di Kota Magelang dilaporkan menurun. Saat ini persentase penduduk miskin ada di angkat 6,11%. Persentase ini terendah ke-3 di Provinsi Jawa Tengah, setelah Kota Semarang dan Kota Salatiga.
Wakil Wali Kota Magelang M. Mansyur mengatakan tingkat kemiskinan Kota Magelang 2023 menurun sebesar 0,99 poin dari 7,1% menjadi 6,11% dibandingkan tahun 2022.
"Dilihat dari sisi jumlah artinya penduduk miskin berkurang dari 8.650 orang menjadi 7.450 orang," katanya, Jumat (13/10/2023).
Ia menyampaikan hal tersebut berdasarkan data BPS Kota Magelang yang disampaikan secara langsung oleh kepala BPS Kota Magelang Aluisius Abrianta kepada Wali Kota Magelang M. Nur Aziz.
Menurut dia sejak tahun 2021, tingkat kemiskinan Kota Magelang terus menurun. Tahun 2021 tingkat kemiskinan Kota Magelang 7,75%, menurun menjadi 7,1% di tahun 2022. Selanjutnya, menurun cukup tinggi di tahun 2023 menjadi 6,11%.
"Penurunan angka kemiskinan ini tentunya patut untuk disyukuri dan akan menjadi pendorong bagi Kota Magelang untuk bisa menurunkan tingkat kemiskinan lebih rendah lagi. Artinya, semangat untuk menyejahterakan masyarakat Kota Magelang akan semakin ditingkatkan," katanya.
BACA JUGA: Satpol PP dan Jaga Warga Diminta Antisipasi Miras Oplosan
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Magelang Hamzah Kholifi mengatakan, penurunan tingkat kemiskinan ini adalah hasil dari berbagai upaya yang telah dilakukah dan akan terus ditingkatkan melalui beberapa strategi daerah.
"Yang utama adalah adanya komitmen pimpinan daerah untuk menurunkan angka kemiskinan, berupa dukungan, dorongan kepada seluruh jajaran serta pihak-pihak terkait termasuk para mitra yang ada di masyarakat," katanya.
Hamzah menjelaskan pentingnya strategi kolaborasi, sinergitas antar stakeholder baik OPD terkait, swasta, komunitas dan pegiat sosial masyarakat. Mengingat pemerintah tidak akan pernah bisa bekerja sendiri untuk menyelesaikan permasalahan kemiskinan.
Terkait dengan data sasaran penerima manfaat, ketersediaan dan kualitas data yang terverifikasi dan tervalidasi ikut menjamin ketepatan sasaran program pengentasan kemiskinan.
Ia memaparkan, dalam upaya menurunkan kemiskinan Pemerintah Kota Magelang secara konseptual mengacu pada tiga strategi. Pertama, mengurangi beban pengeluaran yang pelaksanaannya dilakukan secara langsung dan tidak langsung.
Secara langsung, dilakukan melalui program perlindungan sosial, diantaranya pemberian bantuan kepada masyarakat miskin. Bantuan ini diberikan langsung oleh pemerintah pusat maupun oleh pemerintah daerah.
Strategi secara tidak langsung, yaitu dengan mengurangi beban pengeluaran penduduk miskin, dilakukan melalui tiga dimensi. Dimensi pertama yaitu pendidikan melalui bantuan operasional sekolah, seragam sekolah, subsidi beasiswa kuliah, gerakan pugar rumah belajar (Gepura) dan balai belajar/Wifi gratis.
Selanjutnya dimensi kedua yaitu kesehatan melalui home care, jaminan kesehatan, posyandu balita dan lansia, program jemput sakit antar sehat, jaminan persalinan.
Dimensi ketiga yakni infrastruktur melalui bantuan kepada rumah tidak layak huni (RTLH), penanganan kawasan kumuh, rusunawa, sistem penyediaan air minum (SPAM), komunal dan sistem pengolahan air limbah domestik setempat (SPALD-S), serta tempat pengelolaan sampah reduce, reuse, recycle (TPS3R).
"Selain strategi mengurangi beban pengeluaran, dilakukan strategi kedua yaitu meningkatkan kemampuan dan pendapatan masyarakat miskin. Strategi ketiga yaitu mengembangkan dan menjamin keberlanjutan Usaha Mikro dan Kecil," katanya.
Dia menjelaskan, strategi kedua dilaksanakan melalui dua dimensi yaitu dimensi ketahanan pangan dan dimensi ketenagakerjaan. Sementara strategi ketiga dilakukan melalui dimensi ketenagakerjaan.
Dimensi ketahanan pangan dilakukan melalui urban farming, plaza tani, pekarangan pangan lestari, subsidi benih, cadangan pangan dan distribusi pangan.
Sedangkan dimensi ketenagakerjaan dilakukan melalui pelatihan kerja, padat karya, peningkatan kapasitas dan akses pembiayaan UMKM. Selain itu melalui kewirausahaan pemuda, pelatihan bagi pelaku industri pariwisata, pelatihan bagi perempuan kepala keluarga (PEKKA) dan pelatihan bagi difabel.
Kepala Bappeda Kota Magelang Handini Rahayu mengatakan, upaya penanganan kemiskinan akan terus berlanjut di tahun-tahun mendatang dengan tetap melakukan evaluasi atas pelaksanaan kinerja tahun sebelumnya.
"Dengan demikian Pemerintah Kota Magelang masih akan mengupayakan agar di akhir tahun RPJMD penurunan kemiskinan di Kota Magelang akan melampaui angka-angka yang telah ditargetkan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Sindikat penipuan online modus asmara dan kripto palsu di Jateng raup Rp41 miliar. Polisi tetapkan 38 tersangka, 133 korban.
SIM keliling Sleman 23 Mei 2026 hadir di Sleman City Hall malam hari untuk perpanjangan SIM A dan C.
Program ketahanan pangan Bantul berbasis Dana Desa mulai berkembang, namun kapasitas BUMKal masih menjadi tantangan utama.
Lens meraih gelar pertama Piala Prancis 2026 setelah mengalahkan Nice 3-1 di final Coupe de France di Stade de France.
Jadwal angkutan KSPN Malioboro menuju Obelix Sea View dan Pantai Drini Kamis 21 Mei 2026 lengkap dengan tarif terbaru.
Jadwal pemadaman listrik Jogja Sabtu 23 Mei 2026 terjadi di wilayah Sedayu, Kulon Progo, dan sekitarnya mulai pukul 13.00 WIB.