ASUS ExpertBook P5 G2, Laptop Kerja Terbaik Berbasis Intel Core Ultra
ASUS ExpertBook P5 G2, Laptop Kerja Terbaik Berbasis Intel Core Ultra Series 3Performa, efisiensi dan keamanan kelas bisnis dalam laptop berdesain ringkas
Pemprov Jateng Berkomitmen Tingkatkan Kesejahteraan dan Perlindungan Nelayan Kecil. /Istimewa.
SEMARANG—Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berkomitmen dalam meningkatkan kesejahteraan dan perlindungan nelayan kecil di daerah. Hal itu disampaikan Pj Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Nana Sudjana A.S., M.M., saat bertemu perwakilan Indonesia Ocean Justice Initiative (IOJI) di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Rabu, 11 Oktober 2023.
Komitmen ini dibuktikan dengan kerja sama yang sudah terjalin antara Pemprov Jateng dengan IOJI. Bahkan pada Mei 2023 lalu, telah ditandatangani nota kesepahaman dalam bidang penguatan perlindungan dan pemberdayaan awak kapal perikanan migran, nelayan kecil, serta nelayan buruh di Jateng.
BACA JUGA : Pj Gubernur Jateng Sampaikan Tiga Poin Penting dalam Menyukseskan Pemilu 2024
Berdasarkan hal tersebut, Pemprov Jateng terus melakukan pemetaan persoalan yang dihadapi oleh nelayan kecil. Sama halnya dengan pencegahan dan penindakan tindak pidana perdagangan orang (TPPO), serta sosialisasi asuransi nelayan yang terus digencarkan.
Pj Gubernur mengatakan, kehadiran IOJI dinilai penting dalam meningkatkan kesejahteraan, kualitas, dan perlindungan nelayan kecil di Jawa Tengah. “Kami ingin, nelayan kami sejahtera dan kualitasnya meningkat. Strateginya seperti apa, sedang disiapkan. Juga terkait perlindungan [kepada] nelayan kita," ucapnya.
Sementara itu, CEO IOJI, Mas Achmad Santosa menyampaikan, Pj Gubernur terus memperhatikan kesejahteraan para nelayan. Hal itu dinilai selaras dengan fokus IOJI yang berupaya memfasilitasi peningkatan kesejahteraan dan perlindungan bagi nelayan kecil.
“Ini nyambung, karena memang, kami sedang mengerjakan soal Pergub perlindungan nelayan kecil, karena Perda sudah ada,” ujarnya.
Kerja sama yang telah dibangun ini dinilai sangat aktif dan intensif. Berbagai riset mengenai kebijakan Pemprov Jateng dilakukan IOJI untuk mendukung dan membuktikan komitmennya. Termasuk adanya sosialisasi kebijakan dan konsultasi publik terkait kebijakan yang akan disahkan.
“Kami juga melakukan penguatan kesadaran masyarakat, bekerja sama dengan OPD. Kami berharap, bisa membantu lebih banyak lagi atas arahan dari Pak Pj Gubernur," ucap Achmad.
Terkait perlindungan nelayan kecil, Achmad memaparkan, saat ini sedang dilakukan konsultasi publik perihal persoalan yang dihadapi nelayan kecil. Dengan begitu, pihaknya dapat melakukan upaya pencegahan maupun mencari solusi, baik dalam bentuk regulasi peraturan maupun upaya lainnya.
BACA JUGA : KSD Semarang Sebut Tingkat Kesetaraan di Jateng Tergolong Baik
“Dari situ kami akan lihat, efektivitasnya bagaimana tentang kebijakan ini. Lagi-lagi menurut saya, memang pengawasan dan penegakan hukum itu menjadi penting," ujarnya.
Sementara terkait tindak pidana perdagangan orang (TPPO), Pj Gubernur Jateng juga sudah memberikan arahan kepada dinas terkait dan IOJI untuk segera mengambil langkah, yakni dengan memetakan persoalan dan menyiapkan Perda. “Kami membantu sebagai ahli saja," imbuh Achmad.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
ASUS ExpertBook P5 G2, Laptop Kerja Terbaik Berbasis Intel Core Ultra Series 3Performa, efisiensi dan keamanan kelas bisnis dalam laptop berdesain ringkas
Dispetaru Kabupaten Bantul menegaskan, pendirian bangunan di sempadan pantai harus mengikuti aturan merespons sejumlah bangunan yang rusak diterjang gelombang
Road trip makin populer di 2026. Simak 5 tips persiapan sebelum perjalanan jarak jauh
Prabowo menyebut negara menanggung penuh iuran JKN bagi 96,8 juta warga tidak mampu dan membangun 66 RSUD di berbagai daerah.
Kemendagri membuka Program Masadagri Batch III 2026 dengan 65 posisi magang di 12 unit kerja. Pendaftaran dibuka 15-19 Agustus 2026 untuk mahasiswa D4 dan S1.
Festival seni rupa ARTJOG kembali digelar di Jogja National Museum (JNM), Yogyakarta. Berlangsung sejak 19 Juni hingga 30 Agustus 2026