BEDAH BUKU: Tak Sekadar Memilih, Warga Diminta Ikut Mengawasi Wakil Rakyat
Bedah buku 1001 Tanya untuk Wakil Rakyat di Bantul mendorong masyarakat memahami kerja legislatif dan aktif mengawasi kinerja wakil rakyat.
Mahasiswa Pertukaran Mahasiswa Merdeka 3 (PMM3) Universitas Tidar berkunjung ke tempat usaha Pothil, Tumbar Unyil di Mertoyudan, Kabupaten Magelang, Sabtu (21/10/2023). - ist/Universitas Tidar
MAGELANG—Mahasiswa Pertukaran Mahasiswa Merdeka 3 (PMM3) Universitas Tidar (Untidar) melakukan kunjungan ke tempat usaha pothil Tumbar Unyil di Mertoyudan, Kabupaten Magelang, Sabtu (21/10/2023).
Dalam kunjungan tersebut, mahasiswa PMM3 diajak untuk melihat proses produksi pothil mulai dari persiapan alat, bahan, sampai dengan proses pembuatannya. Tentu, mereka juga berkesempatan mencicipi pothil langsung dari pabriknya. Pothil adalah makanan ringan yang terbuat dari ketela, berbentuk seperti cincin. Rasanya perpaduan asin gurih.
Dosen Modul Nusantara, Ayunda Putri Nilasari, menjelaskan para mahasiswa PMM3 diajak ke tempat produksi pothil yang merupakan makanan khas Magelang dengan tujuan agar mahasiswa mengetahui detail tentang makanan khas Magelang tersebut.
"Selain itu juga bisa menjadi stimulan ide baru tentang kewirausahaan yang dapat diterapkan mahasiswa di daerah asal mereka,” ujarnya, saat ditemui Selasa (24/10/2023).
BACA JUGA: Sabtu Uji Coba, Trans Jogja Bisa Melawan Arus di Jalan Pasar Kembang Jogja
Usaha rumahan pothil Tumbar Unyil dirintis sejak tahun 2020 oleh Sulistyo dan istrinya, Ulfa. Usaha ini dimulai karena mereka resign dari pekerjaan sebelumnya akibat Covid-19 melanda. Untuk melanjutkan hidup, Sulistyo bersama keluarga dan beberapa tetangganya memulai usaha produksi pothil ini.
Proses pembuatan Pothil yang diawali dengan mengupas singkong sebagai bahan utama, memarut, memeras, lalu memfermentasikan singkong sekitar tiga sampai empat hari. Tahap terakhirnya adalah penggorengan. Semua proses pembuatan sudah menggunakan mesin. Dalam sehari, usaha rumahan ini memproduksi 200 kg pothil yang siap dipasarkan.
“Usaha kami sudah berjalan sekitar tiga tahun. Kendalanya ada di pemasaran kerena peminat pothil sudah berkurang. Saat musim hujan, singkong juga lebih sulit diproduksi karena kandungan airnya lebih banyak. Jadi, lama proses fermentasinya,” jelas Sulistyo.
Selain mengunjungi usaha rumahan pothil, mahasiswa juga mengunjungi usaha gerabah di Dusun Klipoh, Desa Karanganyar, Kabupaten Magelang. Sebagian besar masyarakat Dusun Klipoh menjadi pengrajin gerabah, salah satunya Supoyo, pemilik Arum Art. Usaha tersebut kini dikelola oleh anaknya, Dwi Arum Sari. Tidak sekedar mengunjungi, mahasiswa juga mendapat kesempatan untuk membuat langsung gerabah dari tanah liat yang dibantu oleh beberapa pekerja di Arum Art. Setelah itu, mahasiswa juga bisa melukis gerabah yang telah disediakan.
PIC Program PMM3 Untidar, Ikhwan Taufik menjelaskan belajar tentang proses pembuatan pothil dan gerabah adalah sebagian kecil dari khasanah pembelajaran di Magelang. Mahasiswa Inbound PMM3 juga harus lebih aktif dan bersemangat dalam mempelajari keanekaragaman budaya yang ada di Magelang, sebelum pulang kembali ke daerah asal masing-masing,” katanya. (BC)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bedah buku 1001 Tanya untuk Wakil Rakyat di Bantul mendorong masyarakat memahami kerja legislatif dan aktif mengawasi kinerja wakil rakyat.
Prabowo memanggil pimpinan Bakom di Hambalang dan meminta komunikasi pemerintah lebih sederhana, terbuka, serta dekat dengan masyarakat.
Jadwal SIM Keliling Polda DIY Senin 5 Oktober 2026 tersedia di Prambanan, JCM, dan Ramai Mall. Simak lokasi, jam layanan, dan syaratnya.
Sports tourism Indonesia dinilai punya potensi besar, didukung event internasional dan perubahan gaya hidup masyarakat.
Produksi mobil Indonesia mencapai 859.256 unit hingga Agustus 2026. BYD dan Jaecoo masuk 10 besar produsen dengan produksi terbesar.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 5 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun dan tarif KRL Rp8.000.