Bos Summarecon Diduga Beri Rp1,5 Miliar untuk Urus SHGB
KPK mengungkap dugaan pemberian Rp1,5 miliar dari Bos Summarecon untuk pembukaan blokir dan pemecahan SHGB di Kabupaten Bogor.
Ilustrasi mayat/Ist-Okezone
Harianjogja.com, KARANGANYAR–Kabar duka datang dari keluarga besarSMP Negeri 5 Karanganyar. Wildan Ahmad, siswa kelas 9D SMP Negeri 5 Karanganyar meninggal dunia saat mengikuti kegiatan pencak silat pada Minggu (26/11/2023) sore.
Wildan meninggal dunia di RSUD Karanganyar. Kepala SMP Negeri 5 Karanganyar, Wardoyo, membenarkan kabar meninggalnya siswa tersebut. Saat ini jenazah masih di RSUD Karanganyar. Rencananya jenazah dibawa ke RSUD dr Moewardi untuk dilakukan autopsi.
BACA JUGA : Tragis, Pelatih Silat Latih Siswa Ketahanan Tubuh hingga Tewas, Ini Kronologinya
“Innalillahi wa innalillahi rojiun. Telah meninggal dunia Wildan Ahmad. Meninggal sekitar pukul 19.45 WIB,” kata dia, Minggu.
Dari informasi yang diterima, Wildan mengikuti latihan silat pada Minggu sore. Kegiatan tersebut di luar kegiatan sekolah. “Ikut pencak silat apa kurang tahu,” kata dia, Minggu malam.
Wildan merupakan siswa berprestasi. Almarhum meraih juara I Futsal di Karanganyar. Wildan merupakan anak terakhir dari tiga bersaudara berdomisili di Manggung, Cangakan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Solopos
KPK mengungkap dugaan pemberian Rp1,5 miliar dari Bos Summarecon untuk pembukaan blokir dan pemecahan SHGB di Kabupaten Bogor.
Pameran arsip UIN Sunan Kalijaga menelusuri jejak PTAIN 1951–1961, dari foto hingga dokumen keulamaan.
Cole Palmer, Marcus Rashford, dan Declan Rice absen dari timnas Inggris di Nations League karena kebugaran dan cedera.
Dugaan pungli food truck di Alkid masuk tahap baru. Aipda S ditetapkan sebagai terduga pelanggar dan menjalani pemeriksaan Propam.
Nicolas Batum mengumumkan pensiun setelah 18 musim di NBA. Ia menutup karier dengan 11.553 poin dan dua medali perak Olimpiade.
Jadwal Asian Games 2026 hari ini, Selasa 22 September. Indonesia tampil di 17 cabor, termasuk bulu tangkis beregu putra dan putri.