Bripka E Pengasuh Ponpes di Wonogiri Ditahan Kasus Kekerasan Seksual
Bripka E, anggota Polres Wonogiri, ditahan sebagai tersangka dugaan kekerasan seksual berbasis gender online terhadap perempuan 19 tahun.
Ilustrasi Hacker/Sputniknews
Harianjogja.com, SOLO—Akun Instagram Bandara Adi Soemarmo diretas oleh oknum tidak bertanggung jawab, Sabtu (13/1/2024). Pihak manajemen bandara mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dan mewaspadai potensi aksi penipuan yang mengatasnamakan Bandara Adi Soemarmo.
BACA JUGA : Butet Mengaku WA Diretas, Polda DIY Terjunkan Tim Khusus
General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Adi Soemarmo, Erick Rofiq Nurdin, dalam keterangan tertulisnya menyampaikan akun media sosial bandara @adisoemarmoairport, sedang diretas oleh pihak lain dan digunakan untuk kepentingan pribadi.
“Kami imbau kepada seluruh masyarakat untuk waspada dan berhati-hati atas tindakan yang sedang dilakukan hacker dengan menggunakan akun @adisoemarmoairport, sehingga tidak terjadi penipuan dan kerugian yang ditimbulkan oleh hacker, sampai pihak Bandara Adi Soemarmo menyampaikan pemberitahuan selanjutnya,” kata dia, Sabtu.
Disebutkan bahwa saat keterangan tersebut disampaikan, pihak bandara sedang melakukan upaya pemulihan akun resmi Bandara Adi Soemarmo tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Solopos
Bripka E, anggota Polres Wonogiri, ditahan sebagai tersangka dugaan kekerasan seksual berbasis gender online terhadap perempuan 19 tahun.
Gempa M7,1 di Jepang diduga berkaitan dengan sesar yang belum retak sejak gempa besar 2016. Ahli ungkap potensi gempa susulan.
KPK menahan anggota DPRD Jatim Moch Mahrus terkait dugaan suap dana hibah pokmas kepada Anwar Sadad.
PSIM Jogja masih mengevaluasi masa depan Nermin Haljeta jelang Super League 2026/2027, sementara Franco Ramos dipastikan bertahan.
BBPOM Yogyakarta mempercepat penerbitan NIE bagi UMKM pangan olahan agar produk lokal Jogja aman, bermutu, dan mampu bersaing.
Wapres Gibran bertemu Hun Many membahas reformasi birokrasi, olahraga, serta penanganan TPPO terkait penipuan daring.