12 WNI Dibebaskan Lewat Amnesti Myanmar, Ini Penanganannya
Sebanyak 12 WNI menerima amnesti dari Myanmar setelah menjalani hukuman. KBRI Yangon memfasilitasi kepulangan mereka ke Indonesia.
Lampion-lampion terpasang di depan Balai Kota Surakarta, Jawa Tengah, Selasa (23/1/2024)./Antara
Harianjogja.com, SOLO—Lampion Imlek dengan berbagai bentuk terlihat mulai memeriahkan Kota Solo, Jawa Tengah, sejak beberapa hari terakhir.
Ketua Panitia Imlek Bersama Surakarta, Sumartono Hadinoto mengatakan sekitar 5.000 lampion gantung yang dipasang di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman hingga kawasan Pasar Gede Solo.
Selain lampion yang berbentuk bulat dan berwarna merah khas Imlek, ada pula pemasangan lampion 12 shio, lampion keluarga barongsai, dan lampion Dewa Uang.
Menurut dia, panitia juga menyiapkan sejumlah lampion khusus dengan bentuk naga yang akan dipasang di berbagai titik. Ia mengatakan pemasangan lampion dan dekorasi naga ini sejalan dengan suasana Imlek yang tahun ini merupakan tahun naga.
Dia mengatakan tahun naga menyimbolkan kekuatan, kemuliaan, kehormatan, keberuntungan, dan kesuksesan. "Ada hiasan naga putar di Simpang Bank Indonesia, ada naga dengan bola api di Plaza Balai Kota Surakarta, dan yang paling spesial maskot berbentuk naga langsung kami impor dari China," katanya di Solo, Jawa Tengah, Selasa (23/1/2024).
Pemasangan lampion-lampion itu, kata dia, sudah dimulai sejak 15 Januari lalu. Pihaknya berharap lampion-lampion tersebut bisa segera dinyalakan karena beberapa pekan lagi rangkaian Grebeg Sudiro dimulai.
Terkait hal itu, pihaknya bersama dengan Panitia Grebeg Sudiro dari Kelurahan Sudiroprajan menyiapkan beberapa kegiatan, di antaranya karnaval, bazar kuliner, dan panggung hiburan.
BACA JUGA: Wisatawan Tiongkok Memilih Bali sebagai Destinasi Liburan Tahun Baru Imlek 2024
Grebeg Sudiro merupakan bagian dari perayaan Imlek di Solo. "Kami nanti juga akan memeriahkan rangkaian Imlek ini dengan kegiatan bakti sosial donor darah, kirab barongsai, dan Cap Go Meh," katanya.
Sementara itu, pada 9 Februari akan ada penyalaan kembang api. Terkait dengan perayaan Imlek di Kota Solo, Wakil Wali Kota Surakarta, Teguh Prakosa mengatakan perayaan Imlek di Solo sudah masuk agenda nasional dan tidak semua kota memilikinya. "Kami harap perayaan Imlek yang berkolaborasi dengan grebeg ini bisa menjadi kolaborasi yang luar biasa, bukan hanya dalam hal budaya tetapi juga jadi percontohan agar keberagaman dan kebhinnekaan ini terus terjaga dengan baik," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Sebanyak 12 WNI menerima amnesti dari Myanmar setelah menjalani hukuman. KBRI Yangon memfasilitasi kepulangan mereka ke Indonesia.
PVMBG memastikan erupsi Gunung Anak Krakatau tak berpotensi memicu tsunami. Masyarakat diminta tetap tenang dan waspada.
DPRD DIY menyoroti anggaran logistik bencana BPBD yang hanya Rp53 juta dan mendorong tambahan dana untuk penanganan bencana.
Pameran Harmoni di Tanggul Tirto menampilkan 30–40 foto untuk mengenalkan keragaman destinasi wisata Bantul di luar kawasan pantai.
Otorita IKN memperketat penanganan karhutla. Satu perusahaan disanksi dan satu terduga pelaku pembakaran dilaporkan ke aparat hukum.
Dentuman di Bandung disebut BMKG tak berkaitan dengan erupsi Anak Krakatau. Simak penjelasan soal gempa, skyquake, dan kemungkinan penyebabnya.