KPK Dalami Aliran Rp106,3 Miliar yang Diduga ke Nusron Wahid
KPK menelusuri aliran dana Rp106,3 miliar dalam kasus ATR/BPN yang diduga mengalir ke Nusron Wahid dan terkait layanan pertanahan.
Ilustrasi kereta Lebaran./JIBI
Harianjogja.com, SOLO—Setelah sepuluh tahun vakum, KA Banyubiru dengan Rute Solo-Semarang selalu dinanti banyak orang. Tak hanya karena mampu mengantarkan penumpang dari Solo ke Semarang hanya dalam waktu 2 jam, namun juga karena rute perjalanan yang unik dan legendaris.
Sejumlah stasiun yang dilintasi merupakan peninggalan heritage dengan usia lebih dari satu abad. Stasiun tersebut di antaranya Stasiun Solobalapan, Stasiun Salem , Gundih, Brumbung, dan Stasiun Semarang Tawang.
Stasiun Salem di Gemolong dan Stasiun Gundih di Grobogan dibangun pada 1870. Selanjutnya, Stasiun Brumbung di Demak dibangun pada 1867, disusul Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng dibangun pada 1914.
Rute yang dilintasi juga cukup legendaris karena merupakan jalur KA Pertama dan tertua di Indonesia yang dibangun perusahaan KAI milik Hindia Belanda atau Nederlandsch-Indische Spoorweg Maatschappij (NIS).
BACA JUGA : KA Banyubiru Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Rute Terbaru Solo-Semarang PP
Mulai Juli ini KA Banyubiru Solo-Semarang beroperasi tiap hari. Dalam sehari, KA Banyubiru dari Stasiun Solo Balapan – Semarang Tawang atau Solo ke Semarang akan berangkat sebanyak dua kali.
Keberangkatan pertama kereta dari Solo – Semarang ini dimulai pukul 10.40 WIB – pukul 12.42 WIB (waktu tempuh 2 jam lebih 2 menit). Sedangkan keberangkatan kedua yakni mulai pukul 17.15 WIB – Pukul 19.31 WIB (waktu tempuh 2 jam lebih 16 menit).
Rute KA Banyubiru dari Stasiun Solo Balapan menuju Semarang akan berhenti di beberapa tempat, misalnya Stasiun Salem , Gundih, Brumbung, dan berakhir di Stasiun Semarang Tawang.
KA Banyubiru dengan keberangkatan sore akan berangkat dari Stasiun Solo Balapan dan akan berhenti di beberapa stasiun seperti Salem Gemolong, Stasiun Gundih di Grobogan, dan Stasiun Brumbung di Demak sebelum berakhir di Stasiun Semarang Tawang.
Destinasi Wisata
Destinasi wisata yang bisa dikunjungi dengan perjalanan kereta api ini cukup banyak. Pertama, di Kota Solo warga bisa mengunjungi Masjid Sheikh Zayed, Masjid Agung Solo, Pracima Tuin Pura Mangkunegaran, Keraton Solo, hingga Solo Safari Zoo
Selanjutnya, dari Solo kereta bakal berhenti di Salem, Gemolong, Sragen. Beberapa destinasi wisata Sragen yang bisa dikunjungi yakni Museum Sangiran, Objek Wisata Sendang Kun Gerit, juga New Gunung Kemukus
Selanjutnya kereta berhenti di Gundih, Grobogan. Destinasi wisata di Grobogan yakni Bledug Kuwu, Air Terjun Widuri, Waduk Nglangon
Sendang Teleng Kalibiru, hingga Air Terjun Gulingan.
Perjalanan dilanjutkan ke Stasiun Brumbung di Demak. Wisata yang layak dikunjungi yakni Masjid Agung Demak, Makam Terapung Syekh, Mudzakir, Hutan Mangrove Morosari Sayung, Brown Canyon Demak, Desa Wisata Tlogoweru, dan Taman Air Polaris.
Destinasi terakhir adalah di Stasiun Semarang Tawang. Sejumlah destinasi wisata di Semarang yang layak dikunjungi yakni Lawang Sewu, Saloka Theme Park, Klenteng Sam Poo Kong, Kota Lama Semarang, Pagoda Avalokitesvara, Kampung Pelangi, hingga Museum Ranggawarsita.
Jadwal Lengkap KA Banyubiru
Berdasarkan informasi yang dihimpun KAI Access, Minggu (11/2/2024), berikut jadwal dan rute lengkap lengkap KA Banyubiru.
Kereta Api Banyubiru dari Stasiun Solo Balapan ke Stasiun Semarang Tawang
Harga tiket KA Banyubiru ekonomi dengan rute Stasiun Solo Balapan ke Stasiun Tawang untuk kondisi normal dibanderol Rp40.000 sekali jalan. Sementara, harga tiket eksekutif kondisi normal dibanderol Rp75.000 sekali jalan.
Stasiun Solo Balapan : berangkat pukul 10.40 WIB
Stasiun Salem : berangkat pukul 11.00 WIB
Stasiun Gundih: berangkat pukul 11.24 WIB
Stasiun Brumbung: berangkat pukul 12.25 WIB
Tiba di Stasiun Semarang Tawang pada pukul 12.42 WIB
Kereta Api Banyubiru dari Stasiun Solo Balapan ke Stasiun Semarang Tawang
Harga tiket KA Banyubiru ekonomi dengan rute Stasiun Solo Balapan ke Stasiun Tawang untuk kondisi normal dibanderol Rp40.000 sekali jalan. Sementara, harga tiket eksekutif kondisi normal dibanderol Rp75.000 sekali jalan.
Stasiun Solo Balapan : berangkat pukul 17.15 WIB
Stasiun Salem : berangkat pukul 17.35 WIB
Stasiun Gundih: berangkat pukul 17.59 WIB
Stasiun Brumbung: berangkat pukul 19.14 WIB
Tiba di Stasiun Semarang Tawang pada pukul 19.31 WIB
Kereta Api Banyubiru dari Stasiun Semarang Tawang ke Stasiun Solo Balapan
Harga tiket KA Banyubiru ekonomi dengan rute Stasiun Solo Balapan ke Stasiun Tawang untuk kondisi normal dibanderol Rp40.000 sekali jalan. Sementara, harga tiket eksekutif kondisi normal dibanderol Rp75.000 sekali jalan.
Stasiun Semarang Tawang : berangkat pukul 07.50 WIB
Stasiun Brumbung : berangkat pukul 08.10 WIB
Stasiun Gundih : berangkat pukul 09.11 WIB
Stasiun Salem : berangkat pukul 09.35 WIB
Tiba di Stasiun Solo Balapan pukul 09.55 WIB
Kereta Api Banyubiru dari Stasiun Semarang Tawang ke Stasiun Solo Balapan
Harga tiket KA Banyubiru ekonomi dengan rute Stasiun Solo Balapan ke Stasiun Tawang untuk kondisi normal dibanderol Rp40.000 sekali jalan. Sementara, harga tiket eksekutif kondisi normal dibanderol Rp75.000 sekali jalan.
Stasiun Semarang Tawang : berangkat pukul 20.45 WIB
Stasiun Brumbung : berangkat pukul 21.04 WIB
Stasiun Gundih : berangkat pukul 22.17 WIB
Tiba di Stasiun Solo Balapan pukul 22.56 WIB
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Solopos
KPK menelusuri aliran dana Rp106,3 miliar dalam kasus ATR/BPN yang diduga mengalir ke Nusron Wahid dan terkait layanan pertanahan.
PSIM Jogja menilai Grup E League Cup 2026/2027 relatif bersahabat dan diuntungkan karena tak perlu menjalani laga tandang di luar DIY.
Harga iPhone 15 dan 16 turun hingga Rp1,5 juta setelah iPhone 18 rilis. Simak daftar harga iPhone 15, 16, 17 dan 18 terbaru.
Komjak menilai konsep kekayaan tak wajar dan harta tak terjelaskan perlu diperjelas dalam RUU Perampasan Aset.
Nusron Wahid absen dari pemeriksaan KPK sebagai saksi kasus ATR/BPN. Ketua KPK Setyo Budiyanto menyoroti alasan agenda internal kementerian.
Kasus ISPA di Bantul mencapai 11.883 kasus pada April 2026 sebelum turun pada Juli dan Agustus, menurut data Dinkes Bantul.