6 Penyelam Basarnas Cari Korban di Dalam KM Virgo Transport 8
Basarnas mengerahkan enam penyelam untuk mencari korban KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di Laut Jawa.
im pencarian saat mengevakuasi jasad korban hanyut dan tenggelam di Kemusu, Boyolali, Senin (4/3/2024). (Istimewa/BPBD Boyolali)
Harianjogja.com, BOYOLALI–Nyamat, Pria asal Dukuh Kedunguter, Desa Bawu, Kecamatan Kemusu, Boyolali yang hanyut di Sungai Braholo Kemusu, Boyolali pada Jumat (1/3/2024), akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Senin (4/3/2024) pagi.
Kepala BPBD Boyolali, Suratno, menyampaikan dari proses pencarian sejak korban hanyut pada Jumat (1/3/2024), pada Senin ini memasuki hari keempat.
“Sekitar pukul 06.30 WIB almarhum ditemukan 7,6 kilometer dari titik tenggelam di aliran Sungai Braholo, anak Sungai Serang,” kata dia kepada Solopos.com, Senin.
Ia menjelaskan lokasi jasad Nyamat ditemukan masih di wilayah Kecamatan Kemusu. Jasad lalu telah dibawa ke posko, dari pihak keluarga tidak menghendaki autopsi. Selanjutnya, keluarga meminta jenazah sampai di rumah sudah siap dimakamkan.
Suranto menjelaskan jenazah dibawa ke RSUD Waras Wiris Andong sebelum dibawa ke rumah duka.
“Operasi SAR ini akan segera saya tutup dan terima kasih saya sampaikan kepada seluruh elemen yang telah membantu proses pencarian korban, terkhusus kepada warga atas nama Pak Suyatno yang menemukan korban di genangan waduk Kedungombo,” kata dia.
Suranto mengimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati dalam menyeberang sungai ketika keadaan banjir. Sehingga, tidak perlu ada korban jiwa yang terenggut.
Sementara itu, Kasi Kedaruratan Bencana BPBD Boyolali, Rima Kusuma, menyampaikan korban ditemukan oleh nelayan.
BACA JUGA: Pemancing Tenggelam di Waduk Cengklik Boyolali
Ia menjelaskan pencarian korban oleh tim SAR gabungan telah dilakukan sejak Jumat-Minggu (1-3/3/2024) akan tetapi belum membuahkan hasil. Ada sekitar 21 kelompok mulai dari BPBD Boyolali, TNI, Polri, Basarnas, dan sukarelawan lain.
Ia menjelaskan pada Minggu, tim pencarian dibagi menjadi enam regu. Regu pertama mencari dari titik awal hingga jembatan Klewor sejauh 3 kilometer. Titik kedua, dari Jembatan Klewor sampai Jembatan Buntu.
Lalu, regu ketiga dan keempat mencari dari Jembatan Buntu ke 4,4 kilometer ke arah Waduk Kedungombo. Regu kelima mencari jarak 10 kilometer dari Jembatan Buntu ke arah Waduk Kedungombo.
Dan regu keenam melakukan pencarian dengan penyelaman di empat titik. Korban lantas ditemukan pada Senin pagi oleh nelayan.
“Senin pukul 06.30 WIB, warga melaporkan telah melihat survivor dengan jarak 7,6 kilometer dari titik awal dalam kondisi meninggal dunia. Pukul 07.00 WIB, tim evakuasi menuju lokasi titik korban ditemukan,” kata dia.
Lalu, pukul 07.25 WIB tim membawa jenazah ke posko induk. Selanjutnya, jenazah dibawa ke RSUD Waras Wiris Andong sekitar pukul 07.30 WIB.
Sebelumnya, Camat Kemusu, Eko Dodi Apriyanto, menjelaskan berdasarkan keterangan istri korban, korban Nyamat pada Jumat sekitar pukul 15.30 WIB, bersama istrinya dalam perjalanan pulang dari sawah menuju rumah.
Mereka pulang melewati Sungai Braholo. Walaupun saat itu tidak sedang hujan, arus Sungai Brahono cukup deras.
“Korban menyuruh istrinya agar memutar melewati jembatan gantung Sungai Braholo. Sedangkan korban, berdasarkan informasi warga pencari ikan yang melihatnya, nekat menyeberang sungai,” kata dia saat dihubungi Solopos.com, Jumat (1/3/2024).
Sebelum magrib, istri korban sudah sampai di rumah mereka di Dukuh Kedunguter RT 001/RW 004. Namun, hingga Jumat malam, Nyamat belum sampai ke rumah dan tidak diketahui keberadaannya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos.com
Basarnas mengerahkan enam penyelam untuk mencari korban KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di Laut Jawa.
Stasiun Lempuyangan ditata menjadi stasiun khusus penumpang. Aktivitas angkutan semen direncanakan pindah ke Stasiun Prambanan.
Bawaslu Bantul mendorong Pilur 2026 bebas politik uang dengan memperkuat gerakan Desa Anti Politik Uang di 30 kalurahan.
Rezza Octavia tersingkir di 16 besar Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Indonesia kembali tanpa medali recurve individu putri.
Perbaikan Jalan Srandakan-Poncosari-Pandansimo Bantul mencapai 43,309 persen, melampaui target dan ditargetkan selesai 28 Desember 2026.
Stasiun Lempuyangan ditata bertahap hingga 2027. Mulai 2028, penumpang KRL akan dilayani melalui akses Utara.