Duka Budaya! Pelestari Wayang Kertas Legendaris Mbah Brambang Wafat
Mbah Brambang, pelestari wayang kertas asal Sukoharjo, meninggal dunia di usia 95 tahun. Dedikasi lebih dari 60 tahun untuk budaya.
Aparat Polres dan Satpol PP Wonogiri memberikan pembinaan kepada 22 pasangan tak resmi yang terjaring razia penyakit masyarakat di sejumlah hotel Wonogiri menjelang Ramadan, Senin (11/3/2024). - ist/Humas Polres Wonogiri
Harianjogja.com, WONOGIRI—Sebanyak 22 pasangan tidak resmi terjari razia di hotel yang dilakukan oleh Satpol PP Wonogiri, Jawa Tengah, menjelang Ramadan 2024, Sabtu-Minggu (9-10/3/2024).
Kepala Bagian Operasi Polres Wonogiri, Kompol Agus Syamsudin, mengungkapkan operasi dilakukan di hampir semua hotel di Wonogiri. Dia menyampaikan kegiatan razia dilaksanakan merata untuk meminimalkan penyakit masyarakat atau gangguan sosial menjelang Ramadan.
Aparat Polres Wonogiri menjaring 15 pasangan tidak resmi dalam razia hotel itu pada Sabtu. Kemudian tujuh pasangan tidak resmi lainnya terjaring pada Minggu. Setiap pasangan itu berada di kamar berbeda-beda.
“Pasangan yang terjaring operasi itu dari berbagai kalangan pekerjaan seperti pedagang, karyawan swasta, dan sopir. Mereka saling mengaku sebagai pacar, tunangan, selingkuhan, hingga pasangan kawin siri,” kata Syamsudin dalam keterangan tertulis kepada wartawan, Senin (11/3/2024).
BACA JUGA: Link dan Cara Download Jadwal Imsak, Buka Puasa, Salat Tarawih Seluruh Indonesia
Menurut dia, pasangan tak resmi yang digerebek dalam razia itu kemudian dibawa ke Mapolres Wongiri untuk diberi pembinaan. Polisi juga meminta mereka membuat surat pernyataan tidak akan mengulangi perbuatan yang sama.
Kepala Seksi Humas Polres Wonogiri, AKP Anom Prabowo, menambahkan operasi itu melibatkan 30 personel gabungan Polres dan Satpol PP Wonogiri. Selain menyidak kamar-kamar hotel, aparat merazia minuman keras yang diperjualbelikan tanpa izin, tempat hiburan malam, dan penjual petasan.
Kegiatan ini dilaksanakan untuk menghormati umat Islam yang akan menjalankan ibadah puasa Ramadan. “Kami berharap para pelaku usaha penginapan dan tempat hiburan malam serta masyarakat senantiasa bersama-sama menjaga keamanan di dalam bulan suci Ramadan ini,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos
Mbah Brambang, pelestari wayang kertas asal Sukoharjo, meninggal dunia di usia 95 tahun. Dedikasi lebih dari 60 tahun untuk budaya.
KPAI soroti kejanggalan temuan 11 bayi di Sleman. Diduga ada praktik perdagangan bayi berkedok adopsi dan penitipan anak.
Wajah bengkak dan sembap bisa jadi tanda stres kronis. Simak penjelasan dokter dan dampaknya bagi kesehatan tubuh dan mental.
Jepang umumkan 26 pemain untuk Piala Dunia 2026. Yuto Nagatomo kembali, sementara Mitoma dan Minamino absen karena cedera.
Gerindra sidang anggota DPRD Jember yang viral merokok dan main gim saat rapat stunting. Publik menunggu sanksi dari majelis kehormatan.
Relokasi SDN Nglarang Sleman mulai bergerak. Pembangunan gedung baru ditargetkan mulai Mei 2026 akibat proyek Tol Jogja-Solo.