Indonesia Hanya Punya 66 Dokter Aritmia untuk 280 Juta Penduduk
Indonesia baru memiliki 66 dokter aritmia untuk sekitar 280 juta penduduk. Akses deteksi dini dan terapi gangguan irama jantung perlu diperluas.
Penanaman pohon. - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, TEMANGGUNG—Gerakan konservasi tanah dan air yang digalakkan Pemkab Temanggung, Jawa Tengah, dilakukan dengan menanam ribuan pohon di sejumlah lokasi.
Kepala Bidang Pengendalian, Pencemaran, dan Kerusakan Lingkungan Hidup Kabupaten Temanggung Dwiana Novianto di Temanggung, menyampaikan keterkaitan dengan perlindungan sumber mata air dilakukan gerakan konservasi mulai dari akhir 2023.
"Kalau dulu ada sabuk gunung sekarang ada gerakan konservasi berkelanjutan, kemudian secara berangsur teman-teman di desa itu mengikuti siklus musim hujan di bulan Desember, Januari, Februari, sampai Maret ini ada kegiatan konservasi terus berkelanjutan, salah satunya ada perlindungan sumber mata air," katanya, Selasa (12/3/2024).
Ia menyampaikan hal itu dalam forum diskusi dengan masyarakat di beberapa kecamatan di Temanggung terutama warga masyarakat di daerah-daerah yang memiliki lahan kritis atau kemarin terdampak kekeringan cukup masif di 2023.
"Kami memang istilahnya menggugah kesadaran masyarakat untuk mulai ada kepedulian terhadap upaya perlindungan sumber mata air. minimal seperti itu," katanya.
BACA JUGA: Kerap Makan Korban, Warga Mendesak Pemerintah Segera Perbaiki Jalan Godean
Menurut dia, gerakan ini sederhana dengan masyarakat hanya menanam, artinya lahan-lahan yang ada tanaman peneduh, sumber air ini bisa terbantukan penyerapannya.
"Ketika lahan kritis itu tertangani, dengan sendirinya kemampuan area penangkapan air kemudian akan muncul. Kalau hal itu dilakukan secara masif kemudian kesadaran masyarakat muncul ini suatu anugerah luar biasa," katanya.
Ia menyampaikan untuk mendukung gerakan tersebut Pemkab Temanggung bekerja sama dengan corporate social responsibility (CSR) atau tanggung jawab sosial dari PT Djarum, PT Geodipa, KAI, dan Balai Pengelola Daerah Aliran Sungai Serayu Opak Progo.
"Dari situ kami mendapat bantuan ribuan bibit, kemudian memasuki musim hujan bibit-bibit itu baru kami distribusikan ke masyarakat, terutama di area Gunung Sindoro, Sumbing, dan Prahu," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Indonesia baru memiliki 66 dokter aritmia untuk sekitar 280 juta penduduk. Akses deteksi dini dan terapi gangguan irama jantung perlu diperluas.
inflasi September 2026 diproyeksi mencapai 3,34%-3,35%, dipicu pangan, El Nino, MBG, dan kenaikan harga minyak dunia.
Delapan gerai KDMP Bantul telah diverifikasi. Hasil pemeriksaan akan menjadi bahan laporan tim dan review BPKP terkait pembangunan.
Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih mulai beroperasi 1 Oktober 2026 dan akan dievaluasi pemerintah pada 7 Oktober.
UGM menilai wacana kuliah gratis perlu memprioritaskan warga kurang mampu dan memperluas akses pendidikan tinggi.
Kemarau panjang di Cangkringan membuat dua sekolah kekurangan air dan memicu tiga kebakaran sejak Juni 2026.