Kapal Induk Pertama TNI Bernama KRI Sriwijaya-100, Ini Alasannya
KSAL Muhammad Ali menjelaskan alasan kapal induk pertama TNI diberi nama KRI Sriwijaya-100 yang terinspirasi kejayaan maritim Nusantara.
Gibran Rakabuming Raka - Antara/Aprilio Akbar
Harianjogja.com, SOLO—Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka merespons terkait 12 nama yang masuk dalam bursa calon wali kota Solo.
Gibran berharap pemimpin Solo berikutnya mampu membangun kota seperti yang sudah dilakukannya selama ini.
"Yang penting bisa membangun Kota Solo, bisa melanjutkan program yang ada sekarang," kata Gibran di Solo, Jawa Tengah, Rabu.
Ia juga berharap pemimpin yang menggantikannya bisa memperbaiki hal-hal yang kurang selama dirinya menjabat sebagai wali kota.
"Memperbaiki yang kurang pada masa saya. Untuk selebihnya menjadikan Solo kota berbudaya," katanya.
Disinggung mengenai munculnya 12 nama pada bursa calon wali kota Surakarta, ia mengaku tidak mengetahuinya. Termasuk nama adiknya, yakni Kaesang Pangarep, yang masuk sebagai satu dari 12 nama tersebut.
Menurut dia, warga yang bisa menentukan siapa pemimpin selanjutnya. "Secara kemampuan ya sekali lagi warga yang menilai," katanya.
Disinggung mengenai tudingan politik dinasti pada Pilkada Surakarta, ia enggan menanggapinya.
"Yo wis, ora sah wae (ya susah, tidak usah saja)," katanya.
Sebelumnya, nama Kaesang Pangarep muncul pada bursa peserta Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Surakarta yang rencananya akan terselenggara pada bulan November 2024.
BACA JUGA: Prabowo-Gibran Mau Bangun 3 Juta Rumah, Begini Respons Basuki Hadimuljono
Peneliti dari lembaga survei Solo Raya Polling Suwardi mengatakan selain Kaesang, nama lain yang juga masuk pada bursa tersebut, yakni penguasa Pura Mangkunegaran Adipati Mangkunegara X, Wakil Wali Kota Surakarta Teguh Prakosa, Ketua DPRD Kota Surakarta Budi Prasetyo, Sekda Kota Surakarta Budi Murtono, Ketua FKUB HM Mashuri, serta Rheo Yuliana Fernandes yang merupakan putra Ketua DPC PDIP Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo.
Selain itu, muncul juga nama Ketua Bapilu PDIP Kota Surakarta Her Suprabu, anggota DPR RI RA Yashinta Sekarwangi Mega yang merupakan putri politisi PDIP Aria Bima, Rektor Unsa Astrid Widayani, Ketua DPD Partai Golkar Kota Surakarta yang juga putri politisi senior Akbar Tanjung, Sekar Tanjung, serta politisi PKS Sugeng Riyanto yang juga Wakil Ketua DPRD Kota Surakarta.
Sebanyak 12 nama ini muncul dari hasil tanya jawab yang melibatkan 19 tokoh yang ada di Solo. Para tokoh ini di antaranya dari akademisi, politisi, pengusaha, budayawan, pemangku kebijakan keuangan, LSM, pelaku industri bidang pariwisata, tokoh pemuda, dan tokoh keraton.
Metode yang digunakan pada kajian tersebut, yakni metode delfhi yang artinya menempatkan ahli sebagai narasumber untuk membahas sebuah isu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
KSAL Muhammad Ali menjelaskan alasan kapal induk pertama TNI diberi nama KRI Sriwijaya-100 yang terinspirasi kejayaan maritim Nusantara.
Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih mengajak warga Semin aktif gotong royong untuk memperkuat mitigasi bencana menghadapi musim hujan.
PSSI mempercepat pemulihan Lapangan Sidolig Bandung untuk latihan tim FIFA ASEAN Cup 2026. Stadion Si Jalak Harupat dinyatakan siap.
Komnas HAM mengusulkan tim gabungan investigasi lintas instansi untuk mengurai fakta konflik Papua dan menangani dampak kemanusiaannya.
KAI Daop 6 menghadirkan rail clinic dan rail library di Stasiun Sentolo. Sebanyak 200 warga mendapat layanan kesehatan gratis.
Pendapatan transfer DIY turun Rp583,77 miliar. Pemda DIY tetap memprioritaskan kawasan selatan dan program pengentasan kemiskinan.