Cuaca Jogja Hari Ini 26 Juli Cerah, Sleman dan Kota Jogja Berkabut
BMKG memprakirakan cuaca Jogja pada 26 Juli 2026 didominasi cerah. Sleman dan Kota Jogja berpotensi mengalami udara kabur.
Sebuah video perdebatan antara driver ojek online alias ojol berseragam hijau dengan kuning viral di berbagai platform medsos. Diduga akibat rebutan penumpang di kawasan Stasiun Poncol, Semarang, driver ini nyaris baku hantam. /Instagram.
Harianjogja.com, JOGJA—Sebuah video perdebatan antara driver ojek online alias ojol berseragam hijau dengan kuning viral di berbagai platform medsos. Diduga akibat rebutan penumpang di kawasan Stasiun Poncol, Semarang, driver ini nyaris baku hantam.
Video tersebut diunggah oleh akun Instagram @andreli_48 pada Senin (25/3/2024) siang. Kemudian sejumlah platform seperti TikTok turut mengunggah video yang sama dan masuk kategori for your page (fyp) karena banyaknya penonton.
Di video tersebut memberikan tulisan peristiwa perdebatan antara ojol berseragam hijau dengan kuning terjadi si Stasiun Poncol, Semarang.
BACA JUGA : Bukan THR, Gojek Berikan Potongan Harga dan Sembako Murah untuk Mitra Driver
"Semarang Poncol keras kawan. Kejadian siang ini, Semoga bisa diselesaikan dengan musyawarah. KITA SEMUA SEDANG MENCARI REZEKI, DAN YANG REZEKINYA LEBIH BAIK ADALAH ORANG YANG BERGEMBIRA DI DALAM PERGAULAN DAN PEKERJAANNYA," tulis akun Instagram @andreli_48 Senin (25/3/2024) siang.
Di video tersebut tampak ojok kuning maish berada di atas motor bermaksud mengendarai motornya hanya beberapa meter lagi dari penumpang yang memesannya. Akan tetapi seorang driver ojol berseragam hijau melarang dengan alasan ada batasan untuk menaikkan penumpang di kawasan tersebut.
Saat peristiwa perdebatan itu terjadi ojol kuning hanya seorang diri, adapun sebagian besar driver di lokasi tersebut didominasi hijau.
"Kene ki ono aturane, kwe ra entuk mlebu mas [Di sini ada aturannya tidak boleh masuk]," kata driver ojol hijau dengan nada tinggi.
Merasa ditegur dengan nada tinggi ojol kuning pun tersulut emosi. "Kwe ki ngopo ngalang-ngalangi wong kerjo podo golek pangan [Kamu kenapa menghalang-halangi orang bekerja]," ucapnya.
Saat itulah keduanya sama-sama emosi dan nyaris terjadi baku hantam. Akan tetapi keduanya sama-sama bisa menahan.
"Penumpangku nang kono cedak [Penumpang saya hanay dekat]," imbuh ojol kuning sembari pelan membawa motornya.
BACA JUGA : Driver Ojol Cuma Dapat Insentif, Bukan THR, Serikat Pekeja Berteriak
"Oo bocah dikandani angel men kwe iki [Dinasehati susah sekali kami]," timpal ojol hijau lagi. Ketika itulah driver ojol hijau mengeluarkan kalimat ancaman terhadap ojol kuning jika datang menjemput penumpang di lokasi tersebut.
"Kwe iki sesuk njupuk kene meneh ilang, ora ngancam aku [besok kalau ambil penumpang di sini hilang kami, aku tidak mengancam]," ucap driver ojol berseragam hijau tersebut.
Video tersebut telah disukai 11.500 oleh akun dan dkomentari 2.256 warganet. Sejumlah warganet menyayangkan peristiwa perdebatan itu terjadi seharusnya dapat dikomunikasikan dengan baik tanpa melalui kekerasan verbal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BMKG memprakirakan cuaca Jogja pada 26 Juli 2026 didominasi cerah. Sleman dan Kota Jogja berpotensi mengalami udara kabur.
KAI Bandara YIA membagikan merchandise kepada penumpang anak dalam peringatan Hari Anak Nasional 2026 di Stasiun Yogyakarta dan Stasiun YIA.
Sebanyak 113 SPPG di Bantul telah beroperasi untuk program MBG, sementara 22 unit lainnya masih belum berjalan karena berbagai kendala.
Lebih dari 40.000 kepesertaan BPJS Kesehatan di Gunungkidul kembali aktif setelah penonaktifan PBI akibat penerapan DTSEN.
Polresta Jogja menetapkan lima tersangka baru kasus Little Aresha Daycare. Total tersangka kini mencapai 32 orang dengan 157 anak menjadi korban.
Ekonom menilai penunjukan Destry Damayanti sebagai Pjs. Gubernur BI mampu menjaga kepercayaan pasar selama masa transisi kepemimpinan.