Wacana pertemuan Megawati dan Prabowo, Begini Kata Politikus PDI Perjuangan

Newswire
Newswire Selasa, 09 April 2024 08:17 WIB
Wacana pertemuan Megawati dan Prabowo, Begini Kata Politikus PDI Perjuangan

Dokumentasi Megawati Soekarnoputri (kiri) dan Prabowo Subianto saat masa tenang Pilpres 2009 dengan memasak makanan favorit Megawati di Kebagusan, Jakarta, Selasa (7/7/2009). Foto/Khijul/ed/mes.

Harianjogja.com, SOLO - Politikus Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Aria Bima menanggapi wacana pertemuan antara Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

"Saya sudah 20 tahun jadi anggota DPR, saya pelajari betul Bu Mega itu," katanya di Solo, Jawa Tengah, Senin.

Menurut dia, Megawati memiliki karakter yang tidak bisa ditekan atau didesak oleh keadaan.

"Beliau punya perhitungan yang cukup cermat, termasuk perlu atau tidaknya bertemu dengan Pak Prabowo," katanya.

Terkait hal itu, ia menilai Megawati memiliki perhitungan yang cermat.

"Yang pertama kalau toh perlu ketemu dengan Pak Prabowo, yang jelas kapan waktunya jangan dikerangkakan. Jangan misalnya sebelum putusan MK (Mahkamah Konstitusi) atau setelah MK," katanya.

BACA JUGA: Pertemuan Megawati dan Prabowo Sangat Mungkin Terjadi, Ini Analisis Para Pakar

Selain itu, dikatakannya, Megawati bukan tipe individu yang bisa ditentukan oleh orang lain, melainkan dia yang menentukan sesuatu.

"Termasuk waktu ketemu siapa dan kapan. Dia yang menentukan," katanya.

Pada akhir bulan lalu Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani sempat buka suara soal peluang pertemuan antara Megawati dengan Prabowo usai penetapan hasil Pilpres 2024 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI.

"Insyaallah," ucap Puan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (28/3).

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Ujang Hasanudin
Ujang Hasanudin Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online