Prajurit Magelang Gugur di Lebanon, Pesan Terakhir Bikin Keluarga Haru
Sertu Muhammad Nur Ichwan gugur di Lebanon, pesan terakhirnya bikin keluarga haru dan TNI siapkan pemakaman militer serta kenaikan pangkat anumerta.
Kepala Daerah - Ilustrasi/Antara
Harianjogja.com, MAGELANG—Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Magelang akan melakukan rekrutmen ribuan badan Adhoc untuk Pilkada 2024.
Tahap pertama yang dibuka adalah Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), disusul Panitia Pemungutan Suara (PPS), dan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dan Petugas Pendaftar Pemilih (Pantarlih/PPDP).
"Pembentukan Badan Adhoc nanti kami umumkan kepada seluruh masyarakat. Seluruh masyarakat yang memenuhi syarat bisa mendaftarkan, baik yang pernah maupun yang belum punya pengalaman sebagai Badan Adhoc," kata Ketua KPU Kabupaten Magelang, Ahmad Rofik, seperti dalam keterangan tertulis yang diterima Harianjogja.com Rabu (24/4/2024).
Penerimaan Badan Adhoc pertama ialah untuk Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). Pengumuman pendaftaran dilakukan mulai Selasa hingga Sabtu (23-27/4/2024). Untuk penerimaan pendaftaran melalui aplikasi Siakba, mulai Selasa-Senin (23-29/4/2024) dan akan berproses hingga pelantikan pada 16 Mei 2024 mendatang.
"Untuk PPK itu, membutuhkan sebanyak 105 orang, ini dihitung dari jumlah kecamatan di Kabupaten Magelang, yakni sebanyak 21 kecamatan dan masing-masing ada lima personal [PPK]," katanya.
Persyaratan personel PPK di antaranya warga negara Indonesia ditandai dengan KTP el, sehat jasmani dan rohani, berusia minimal 17 tahun, berpendidikan minimal SLTA atau sederajat, tidak menjadi anggota parpol temasuk tidak menjadi tim kampanye, tim pemenangan, atau saksi peserta Pemilu dan Pemilihan paling singkat lima tahun, tidak sedang menjalani hukuman dan lain-lain.
"Untuk form pendaftaran dan persyaratannya apa saja, bisa di lihat di website dan medsos KPU Kabupaten Magelang. Yang jelas, pendaftarannya melalui Siakba, kpu.go.id," katanya.
BACA JUGA: Budayawan di Jogja Dilibatkan Pembuatan Maskot Pilkada 2024
Sedangkan untuk pendaftaran Panitia Pemungutan Suara (PPS), akan diumumkan pada 2 Mei dan berproses hingga pelantikan pada 26 Mei 2024.
"Kalau PPS, karena di setiap kelurahan atau desa ada tiga, sementara jumlah desa dan kelurahan di Kabupaten Magelang itu sebanyak 372, maka total untuk PPS adalah 1.116 orang," tambah Anggota KPU Kabupaten Magelang Divisi Sosdiklih, Parmas dan SDM, Yohanes Bagyo Harsono.
Untuk pembentukan KPPS, kata Bagyo, masih menunggu terkait jumlah TPS yang akan ada di wilayah ini. Berbeda dengan Pilpres dan Pileg yang maksimal per TPS melayani 300 pemilih, TPS saat Pilkada bisa melayani hingga 600 pemilih.
"Kalau dihitung sederhana, tapi hanya hitungan saja ya, belum dikunci itu, berarti jumlah TPS kita berkurang setengahnya, TPS di Pemilu 2024 itu ada 4.407, berarti TPS untuk Pilkada besok sekitar 2.637 TPS," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sertu Muhammad Nur Ichwan gugur di Lebanon, pesan terakhirnya bikin keluarga haru dan TNI siapkan pemakaman militer serta kenaikan pangkat anumerta.
PSIM Jogja masih mengevaluasi masa depan Nermin Haljeta jelang Super League 2026/2027, sementara Franco Ramos dipastikan bertahan.
BBPOM Yogyakarta mempercepat penerbitan NIE bagi UMKM pangan olahan agar produk lokal Jogja aman, bermutu, dan mampu bersaing.
Wapres Gibran bertemu Hun Many membahas reformasi birokrasi, olahraga, serta penanganan TPPO terkait penipuan daring.
Menteri PKP Maruarar Sirait optimistis target penyaluran 350.000 rumah subsidi FLPP pada 2026 tercapai. Realisasi hingga Juli telah melampaui 111.000 unit.
Mahasiswa KKN-PPM UGM menggandeng BRI BO Wates mengedukasi warga Giripeni, Kulonprogo, agar memanfaatkan KUR dan KPP serta menghindari pinjol ilegal.