Atap Kelas MTs Muhammadiyah Ambruk di Sragen, 48 Siswa Diliburkan
Atap kelas MTs Muhammadiyah 4 Sambungmacan Sragen ambruk saat KBM. 48 siswa diliburkan, 6 siswa luka-luka.
Petugas PMI bersama sukarelawan dan polisi serta petugas KAI mengevakuasi jenazah korban tersambar KA di Desa Karanganom, Kecamatan Klaten Utara, Klaten, Kamis (2/5/2024). (Solopos/Taufiq Sidik Prakoso)
Harianjogja.com, KLATEN — Kecelakaan warga yang tertabrak kereta api kembali terjadi di Klaten, Jawa Tengah. Kali ini seorang pria lanjut usia atau lansia meninggal dunia akibat tersambar Kereta Api (KA) Sancaka yang melintas di jalur rel tengah area persawahan wilayah Dukuh Sendangan, Desa Karanganom, Kecamatan Klaten Utara, Klaten, Kamis (2/5/2024) siang.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 10.30 WIB. Lokasi kejadian berada di antara area persawahan. Lokasi kejadian merupakan rel KA dan bukan perlintasan sebidang.
Jaraknya beberapa ratus meter dari perlintasan sebidang di Kelurahan Mojayan, Kecamatan Klaten Tengah, atau dekat Polres Klaten. Petugas PMI dibantu polisi, sukarelawan, serta petugas KAI mengevakuasi jenazah dari lokasi kejadian.
Kepala Stasiun Klaten, Hari Setyo Jati, menjelaskan dari laporan yang dia terima, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 10.30 WIB. KA yang melintas yakni KA Sancaka yang melaju dari arah Solo menuju Jogja.
BACA JUGA: Mobil Ditabrak KA di Pintu Pelintasan Klaten, Begini Kronologi Versi Saksi Mata
Hari memastikan perjalanan KA tidak terganggu akibat peristiwa itu. Sementara kejadian pria lansia tersambar KA di Karanganom, Klaten, itu langsung dilaporkan ke kepolisian dan jenazah dievakuasi dari lokasi kejadian.
“Imbauan kami ke masyarakat saat akan melintasi jalur KA selalu tengok kanan-kiri untuk memastikan tidak ada kereta yang melintas. Karena frekuensi perjalanan KA antara Solo-Jogja ini cukup padat,” kata Hari saat saat ditemui wartawan di lokasi kejadian.
Berdasarkan data yang dihimpun dari Polsek Klaten Utara, korban merupakan seorang pria berinisial US, 67, warga Desa Karanganom, Kecamatan Klaten Utara. Dari keterangan keluarga, korban sering berjalan di pinggir rel KA sambil melamun.
“Diduga, korban tidak tahu ada KA yang melintas dari arah timur. Keluarga sudah menerima dan ikhlas atas kejadian tersebut serta membuat surat pernyataan,” ungkap Kapolsek Klaten Utara, AKP Sugeng Handoko, kepada wartawan, Kamis siang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos.com
Atap kelas MTs Muhammadiyah 4 Sambungmacan Sragen ambruk saat KBM. 48 siswa diliburkan, 6 siswa luka-luka.
Cek jadwal terbaru KRL Solo-Jogja Senin 18 Mei 2026 lengkap dari Palur sampai Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Fabio Di Giannantonio menangi MotoGP Catalunya 2026 yang dua kali dihentikan akibat kecelakaan beruntun di Barcelona.
BMKG memprediksi hujan masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah DIY hingga 20 Mei 2026 akibat pengaruh fenomena MJO.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit melantik Kalemdiklat Polri, lima kapolda baru, dan satu pejabat utama Mabes Polri di Jakarta.
Balapan MotoGP Catalunya 2026 dua kali dihentikan setelah kecelakaan beruntun melibatkan Alex Marquez, Bagnaia, Zarco, dan Acosta.