Mabes Polri Tangani Kasus Tenggelamnya KM Virgo Transport 8
Kasus tenggelamnya KM Virgo Transport 8 dilimpahkan ke Mabes Polri. Sebanyak 69 orang masih dalam pencarian hingga 28 September 2026.
Logo Partai Gerindra/istimewa
Harianjogja.com, TEMANGGUNG—Partai Gerindra ingin berkoalisi dengan banyak partai di Pilkada Jawa Tengah (Jateng). Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Jateng menyebut masih terbuka ruang dan komunikasi untuk berkoalisi guna kemenangan Pilkada mendatang.
"Saya kira penjajakan tidak hanya pemilihan gubernur(Pilgub) atau pemilihan bupati(Pilbup) saja, pembicaraan antarpimpinan partai menjadi banyak dimensi, tidak hanya satu kepentingan," kata Ketua DPD Partai Gerindra Jateng Sudaryono usai konsolidasi dan syukuran kemenangan Prabowo Gibran di Temanggung, Rabu (8/5/2024).
Menyinggung peluang untuk berkoalisi dengan partai sesuai dengan koalisi nasional saat pemilihan presiden dan wakil presiden beberapa bulan lalu, dia menyampaikan ada kemungkinan besar untuk mengikuti koalisi seperti koalisi nasional.
"Ada suasana seperti itu walaupun tidak eksklusif kemudian tidak menerima yang lain, Gerindra masih terbuka lebar untuk berkoalisi dengan partai mana pun," katanya.
DPD Partai Gerindra Jateng masih membuka peluang koalisi dengan partai lainnya, meskipun modal kursi yang ada saat ini sudah mencukupi untuk mengusung Ketua DPD Partai Gerindra maju calon gubernur Jateng pada Pilkada 2024.
BACA JUGA: Indonesia vs Guinea Nanti Malam, Ini Link Live Streaming yang Bisa Diakses
"Dengan modal Partai Gerindra 17 kursi dan dukungan dari Partai Demokrat tujuh kursi, cukup untuk dapat perahu karena sudah mencapai 20 persen," katanya.
Namun demikian katanya, Partai Gerindra masih membuka peluang untuk berkoalisi dengan partai lainnya, selain Partai Demokrat yang sudah secara resmi mendukung dirinya sebagai calon gubernur Jawa Tengah pada Pilkada mendatang.
Menurut dia Partai Gerindra bukan partai yang eksklusif, sehingga peluang untuk berkoalisi dengan partai lainnya masih sangat terbuka lebar.
Menyinggung tentang calon wakil gubernur, menurutnya saat ini masih dalam penjajakan, sudah banyak masukan dan pembicaraan dengan partai lain.
Ia menuturkan, dirinya memang sudah mendapatkan mandat dari Presiden terpilih Prabowo Subianto untuk maju sebagai calon gubernur Jateng pada Pilkada mendatang.
"Di samping ada alasan-alasan lain terkait permasalahan di Jateng kemudian keinginan kita untuk memperbaiki beberapa kondisi Jateng dan latar belakang saya yang berasal dari Jateng dari desa," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kasus tenggelamnya KM Virgo Transport 8 dilimpahkan ke Mabes Polri. Sebanyak 69 orang masih dalam pencarian hingga 28 September 2026.
Dua narapidana Lapas Cibinong diperiksa setelah ditemukan Ombudsman di area SAE yang disebut sebagai klaster mewah.
Rektor UIN Sunan Kalijaga Noorhaidi Hasan menyebut empat kemampuan manusia yang menjadi fondasi pendidikan di tengah kecanggihan AI.
ATSI memperkirakan penerapan MNP di Indonesia membutuhkan waktu 3–4 tahun karena tantangan teknis, regulasi, dan biaya.
Komisi D DPRD Sleman meminta rencana tarif parkir Lapangan Beran dikaji ulang karena dikhawatirkan mengurangi akses masyarakat.
Kemenhub menegur keras P&I terkait lambatnya salvage KM Virgo Transport 8. Sebanyak 64 korban masih dalam pencarian.