Korupsi Bea Cukai, KPK Sita Kontainer Suku Cadang Ilegal di Semarang
KPK sita kontainer suku cadang ilegal di Semarang terkait kasus korupsi Bea Cukai. Sebelumnya, uang Rp5,19 miliar juga disita.
Penjabat Bupati Temanggung Hery Agung Prabowo dan sejummah pejabat di Kabupaten Temanggung foto bersama dengan Kepala Perwakilan BPK Provinsi Jawa Tengah Hari Wiwoho. ANTARA/HO - Bagian Prokompim Kabupaten Temanggung
Harianjogja.om, TEMANGGUNG—Pemerintah Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, berhasil meraih opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang ke-12.
"Kabupaten Temanggung sampai saat ini sudah meraih 12 kali berturut-turut opini wajar tanpa pengecualian dari BPK, dan menjadi sebuah pencapaian positif atas kinerja pemerintah daerah," kata Penjabat Bupati Temanggung Hery Agung Prabowo di Semarang, Selasa.
Ia mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian ini, yang merupakan hasil kerja keras semua pihak. Raihan ini menjadi motivasi ke depan agar dalam pengelolaan keuangan pemerintah daerah semakin baik lagi.
"Alhamdulillah, kita sudah mendapatkan ke 12 kali (WTP), ke depan perlu terus ditingkatkan kolaborasi, kebersamaan, sinergitas antara eksekutif dan legislatif. Melalui cara itu perencanaan-perencanaan dan evaluasi pembangunan bisa berjalan dengan baik. Mudah-mudahan ke depan akuntabilitas pelaksanaan pekerjaan itu dilakukan dengan baik," katanya.
Ketua DPRD Kabupaten Temanggung Yunianto juga menyampaikan hal senada mengungkapkan rasa syukurnya. Karena, hal tersebut secara substansi bahwa akuntabilitas dan transparansi keuangan daerah merupakan wujud dari pertanggungjawaban atas kinerja pemerintah daerah, sekaligus pengejawantahan amanah masyarakat kepada pemerintah.
BACA JUGA: Temanggung Expo Digelar 10-14 Mei 2024, Dimeriahkan 147 Peserta
"Alhamdulillah, Kabupaten Temanggung meraih opini WTP ke-12 kali, DPRD juga akan mendorong pemerintah daerah untuk menindaklanjuti catatan dari BPK. Lembaga DPRD akan senantiasa mendukung tata kelola keuangan pemerintah dengan baik, dilandasi nilai-nilai positif dan integritas sebagai fondasi utama untuk dapat meningkatkan kualitas anggaran pemerintah daerah," katanya.
"Pemeriksaan laporan keuangan ini bertujuan memberikan opini atas kewajaran penyajian laporan keuangan pemerintah daerah sesuai dengan standar kepatuhan. Melihat kecukupan bukti BPK memberikan opini atas LKPD Kabupaten Temanggung, yakni wajar tanpa pengecualian (WTP). Kami ucapkan selamat atas opini yang sudah diraih ini, dan berharap menjadi dorongan atau motivasi agar bekerja lebih baik dalam pengelolaan anggaran," kata Kepala Perwakilan BPK Provinsi Jawa Tengah Hari Wiwoho.
Dalam pemeriksaan ini ada empat kriteria, yakni sesuai dengan standar akuntansi pemerintah, kedua terkait kepatuhan terhadap peraturan di dalam merealisasikan belanjanya, ketiga terkait kecukupan atau kelengkapan catatan atas laporan keuangan, keempat terkait implementasi sudah memadai atau belum.
Oleh karena itu, BPK melakukan pemeriksaan panjang mulai pendahuluan hingga terperinci, ada pengujian substantif, transaksi dan lain-lain.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
KPK sita kontainer suku cadang ilegal di Semarang terkait kasus korupsi Bea Cukai. Sebelumnya, uang Rp5,19 miliar juga disita.
Menkeu Purbaya dan Menteri ESDM Bahlil bahas strategi peningkatan PNBP, swasembada energi, dan listrik desa. Ini target dan datanya.
Merokok meningkatkan risiko kanker mulut secara signifikan. Ketahui penyebab, dampak, dan cara menurunkannya menurut dokter.
BGN akan menangguhkan SPPG tanpa Sertifikat Laik Higiene dan Sanitasi. Kebijakan ini demi menjaga kualitas Program Makan Bergizi Gratis.
Serangan Israel ke Lebanon kembali meningkat. Puluhan wilayah dihantam, korban tewas bertambah. Simak perkembangan terbaru konflik Timur Tengah.
Kesbangpol DIY menyelenggarakan pendidikan politik perempuan di Wates, Kabupaten Kulonprogo, Rabu (13/5/2026). Pendidikan ini ditujukan untuk mendorong kaum Haw