Gempa M6,1 Guncang NTT Minggu Pagi, Belum Ada Laporan Kerusakan
Gempa M6,1 mengguncang Sumba Barat Daya, NTT, Minggu pagi. Guncangan terasa hingga Manggarai Barat dan tidak berpotensi tsunami.
Ilustrasi Pilkada - Antara
Harianjogja.com, MAGELANG—Kepala desa di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah diminta oleh Penjabat Bupati Magelang Sepyo Achanto untuk mendukung dan mengawal bersama tahapan Pilkada 2024.
"Marilah kita kawal bersama tahapan Pilkada 2024 dengan menjaga bersama keamanan, ketertiban, kerukunan dan kondusivitas wilayah," katanya di Magelang, Kamis (6/6/2024).
Ia menyampaikan hal tersebut pada mengukuhan dan menyerahkan Surat Keputusan (SK) tentang perpanjangan masa jabatan Kepala Desa se-Kabupaten Magelang di GOR Gemilang kompleks Setda Kabupaten Magelang.
Pengukuhan dan penyerahan surat keputusan tentang perpanjangan masa jabatan kades ini berdasarkan pada Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, khususnya berkaitan dengan perubahan masa jabatan kades, maka perlu dilakukan perubahan Keputusan Bupati Magelang tentang perpanjangan jabatan kades di Kabupaten Magelang dari enam tahun menjadi delapan tahun.
BACA JUGA: Pemkab Gunungkidul Keluarkan Surat Edaran soal Study Tour, Simak Ketentuannya!
Sepyo Achanto menyampaikan selamat kepada seluruh kades yang telah dikukuhkan. Pada saat pengukuhan tersebut dari 354 kades, tidak hadir 10 orang.
"Atas nama pribadi, pemerintah dan masyarakat Kabupaten Magelang, saya mengucapkan selamat kepada seluruh kades yang telah dikukuhkan. Saya berharap dengan perpanjangan masa jabatan ini, semangat dalam bekerja dan mengabdi kepada desa akan semakin meningkat," katanya.
Selain itu, dia juga menekankan kepada para kades bahwa pekerjaan rumah (PR) belum selesai, yakni memberikan pengabdian terbaik untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Gunakan anggaran Pemerintah Desa dengan sebaik mungkin dan transparan, objektif serta hindari korupsi," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Gempa M6,1 mengguncang Sumba Barat Daya, NTT, Minggu pagi. Guncangan terasa hingga Manggarai Barat dan tidak berpotensi tsunami.
DPRD DIY menyoroti titik rawan kecelakaan di JJLS dan mengusulkan pemasangan pagar pengaman serta PJU secara bertahap.
Pakar UMY menyoroti risiko fiskal pengelolaan utang Whoosh, termasuk tenor 80 tahun dan potensi tekanan terhadap ruang anggaran publik.
Cara cek pre-order iPhone 18 Pro di iBox, Digimap, dan Erafone, termasuk voucher, pilihan warna, kapasitas, serta perkiraan harga global.
WNA China berinisial HW ditolak masuk Soetta meski visa masih berlaku setelah ada atensi terkait dugaan pencurian barang penumpang di pesawat Starlux.
Budidaya nangka di Gunungkidul bakal terus diperkuat untuk memenuhi pembuatan gudeg yang jadi makanan khas di DIY karena masih banyak datangkan dari luar daerah