Kasus Stunting di Temanggung Jadi Enam Terbanyak di Jateng, Korpri Turun Tangan

Newswire
Newswire Jum'at, 28 Juni 2024 18:07 WIB
Kasus Stunting di Temanggung Jadi Enam Terbanyak di Jateng, Korpri Turun Tangan

Ilustrasi anak-anak mengukur tinggi badan. - Freepik

Harianjogja.com, TEMANGGUNG—Intervensi percepatan penurunan stunting dilakukan Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Unit Bappeda di Desa Kedungumpul, Kandangan, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah.

Kepala Bappeda Kabupaten Temangggung Dwi Sukarmei di Temanggung, Jumat, menyampaikan terkait dengan stunting di Kabupaten Temanggung ini masih cukup tinggi yaitu di angka 25,1% di tahun 2023.

"Kondisi tersebut menempatkan Kabupaten Temanggung stuntingnya enam terbanyak di Jateng ," katanya, Jumat (28/6/2024).

Oleh karena itu Pemkab Temanggung berinovasi agar satu perangkat daerah mendampingi satu desa untuk pendampingan penurunan stunting.

"Pada hari ini kami Bappeda mendampingi Desa Kedungumpul , Kecamatan Kandangan, tujuannya agar di desa ini stuntingnya menjadi nol. Insyaallah di tahun 2024 ini Kedungumpul sudah zero stunting," katanya.

BACA JUGA: PPDB Rampung, 4 Sekolah Negeri di Kulonprogo Daya Tampungnya Tak Terpenuhi

Oleh karena itu, katanya pada kegiatan ini Bappeda memberikan telur sebanyak 1.530 butir untuk penanganan stunting di Desa Kedungumpul.

"Selama 90 hari ini, kami akan memberikan makanan tambahan dan setiap 10 hari akan kami evaluasi," katanya.

Kepala Desa Kedungumpul Hendro Wacono menyampaikan berdasarkan laporan dari Puskesmas di Desa Kedungumpul terdapat 20 anak stunting.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Kepala Bappeda Kabupaten Temanggung, terkait pengentasan stunting di Desa Kedungumpul," katanya.

Dia berharap untuk mengentaskan anak-anak yang stunting di Desa Kedungumpul ini pemberian makanan tambahan harus berlanjut.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Maya Herawati
Maya Herawati Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online