OPINI: Ketika Tindakan Bunuh Diri Terinspirasi Film Drama Korea
Benarkah film dan drama Korea dapat memicu bunuh diri? Simak kajian tentang Werther Effect, Papageno Effect, serta pentingnya literasi media.
Sebanyak 12 remaja yang diduga anggotaperguruan silat di tangkap Tim Sparta Polresta Solo, Minggu (30/6/2024). Para pelaku ini diduga bermaksud menghadang rombongan atau mengajak tawuran dengan perguruan silat lainnya. /Istimewa.
Harianjogja.com, SOLO—Sebanyak 12 remaja yang diduga anggotaperguruan silat di tangkap Tim Sparta Polresta Solo, Minggu (30/6/2024). Para pelaku ini diduga bermaksud menghadang rombongan atau mengajak tawuran dengan perguruan silat lainnya.
Kasat Samapta Polresta Solo, Kompol Arfian Riski Dwi Wibowo mengatakan penangkapan 12 remaja oleh Tim Sparta Polresta Solo terjadi pukul 17.30 WIB di Ring Road Mojosongo, Jebres. Penangkapan 12 remaja berawal saat Tim Sparta melakukan patroli wilayah mendapat informasi Call Center Tim Sparta Solo ihwal keberadaan banyak remaja.
BACA JUGA : Remaja 14 Tahun Meninggal saat Latihan Pencak Silat, Pelaku Mengaburkan Kronologi
Para remaja itu sampai memenuhi gang kampung. Akibatnya warga setempat merasa khawatir bakal terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Sehingga warga melapor ke Tim Sparta.
“Ada sekumpulan remaja dengan keberadaan mereka warga sekitar merasa khawatir dan resah jika nanti terjadi sesuatu hal sehingga melaporkan ke Call center Tim Sparta” ujar Kompol Arfian.
Begitu mendapat laporan tersebut, Tim Sparta langsung menuju ke lokasi yang dimaksud. Benar saja, sesampai di lokasi itu didapati sekumpulan anak muda sedang berkerumun. Para remaja itu berhamburan melarikan diri. Namun, Tim Sparta dengan sigap melakukan pengejaran dan pencarian. Sebanyak 12 remaja ditangkap.
“Setelah berhasil mengamankan 12 orang dari mereka, dilakukan penggeledahan dan ditemukan ketapel beserta kelereng dan di selokan di sekitar lokasi ditemukan double stick,” urai Arfian.
Identitas 12 remaja yang ditangkap adalah YO, 17, warga Solo; DA, 17, warga Klaten, MPA, 17, warga Klaten, DPR, 19, warga Sukoharjo, RAP, 21, warga Klaten, AHI, 20, warga Solo, ALP, 21, warga Klaten dan RW, 18, warga Sukoharjo.
Selanjutnya MA, 20, warga Klaten, MDA, 21, warga Karanganyar, IAS, 17, warga Klaten dan RPP, 18, warga Solo. Mereka mengakui merupakan bagian dari sebuah perguruan silat. Mereka bermaksud menghadang kelompok lain.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Solopos
Benarkah film dan drama Korea dapat memicu bunuh diri? Simak kajian tentang Werther Effect, Papageno Effect, serta pentingnya literasi media.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 13 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan dari Yogyakarta ke Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
BGN meminta makanan MBG yang tidak layak tidak dikonsumsi dan segera dikembalikan ke SPPG untuk diperiksa dan diinvestigasi.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 13 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur ke Jogja. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
BGN membuka kanal khusus bagi guru untuk melaporkan keluhan, temuan, dan pengaduan terkait pelaksanaan Program MBG di sekolah.
Sebanyak 212 orang berhasil dievakuasi dari kebakaran KMP Putri Yasmin di Selat Lombok. SAR melanjutkan pencarian pada Kamis.