Mendikdasmen Tegaskan Ekskul Korps Kadet Tak Wajib
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan ekstrakurikuler Korps Kadet tidak wajib. Siswa bebas memilih, sedangkan pelaksanaannya diatur sekolah.
Gusti Bhre (kanan) merangkul Kaesang Pangarep (kedua dari kanan) seusai pertandingan Derby Santuy di Stadion Sriwedari Solo, Minggu (21/7/2024)./Solopos.com
Harianjogja.com, SOLO—Sudah mengantongi rekomendasi dari Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep untuk maju sebagai bakal calon wali kota (bacawali) Solo, Pengageng Pura Mangkunegaran, KGPAA Mangkunagoro X atau Gusti Bhre justru belum memastikan untuk maju sebagai bacawali.
“Akan maju atau tidaknya kita izin melihat dulu ke depannya bagaimana. Ya kita melihat dulu juga respons dari masyarakat seperti apa. Dari saya yang terpenting yang terbaik,” kata dia seusai menerima jersei Surakarta 1 dari Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep, Minggu (21/7/2024) sore.
Pemberian jersei dengan lambang bunga mawar khas PSI tersebut sebagai simbol pemberian rekomendasi Cawali Solo dari PSI kepada kepada MN X.
Jersei itu diserahkan langsung Kaesang usai laga bertajuk derby santuy yang digeber di Stadion Sriwedari dengan kemenangan tim MN X. “Ya terima kasih saya ucapkan sebesar-besarnya kepada Mas Kaesang sebagai Ketua Umum PSI, dan kepada seluruh jajaran PSI. Terima kasih sebesar-besarnya atas kepercayaannya, atas dukungannya. Saya ucapkan terima kasih juga seluruh panitia yang telah menyiapkan acara,” kata dia.
Gusti Bhre, sapaan akrabnya, juga menyampaikan apresiasi kepada sejumlah warga Kota Bengawan yang telah menyatakan permintaannya meminta dirinya maju sebagai Cawali Solo.”Terima kasih juga untuk masyarakat yang kemarin menyatakan dukungan kepada saya,” ujar dia. Bhre menyatakan apresiasi kepada segenap masyarakat Solo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Solopos.com
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan ekstrakurikuler Korps Kadet tidak wajib. Siswa bebas memilih, sedangkan pelaksanaannya diatur sekolah.
Penutupan kali di belakang Kantor Pemkab Gunungkidul menelan Rp1,019 miliar untuk pembangunan parkir Taman Kuliner Wonosari.
Biarawati Katolik asal Timor-Leste, Suster Dulce Maria Guterres, meraih gelar Magister Kebidanan di UNISA Yogyakarta dan berbagi kisah toleransi.
Lelang cabai digital di Bantul membantu petani mendapat harga lebih tinggi dibanding pengepul, dengan total 1,7 ton sudah dilelang.
Empat EWS tsunami di pantai Gunungkidul mengalami kerusakan. BPBD menyiapkan Rp165 juta dan perbaikan dimulai Oktober 2026.
Bupati Gowa Sitti Husniah menjalani pemeriksaan perdana sebagai tersangka dugaan korupsi pemerasan dan TPPU senilai Rp1,1 miliar.