KPK Dalami Aliran Rp106,3 Miliar yang Diduga ke Nusron Wahid
KPK menelusuri aliran dana Rp106,3 miliar dalam kasus ATR/BPN yang diduga mengalir ke Nusron Wahid dan terkait layanan pertanahan.
Pengageng Pura Mangkunegaran Solo, KGPAA Mangkunagoro X atau Gusti Bhre, buka suara terkait sikapnya yang tak kunjung menyatakan kesiapannya maju sebagai Cawali Solo di Pilkada 2024. /Solopos-Kurniawan.
Harianjogja.com, SOLO—Pengageng Pura Mangkunegaran Solo, KGPAA Mangkunagoro X atau Gusti Bhre, buka suara terkait sikapnya yang tak kunjung menyatakan kesiapannya maju sebagai Cawali Solo di Pilkada 2024.
“Ini sebetulnya kami sambil melihat, sambil berjalan saja. Jadi apa namanya, kita lihat mungkin dalam satu sampai dua pekan ke depan ya ini seperti apa,” tutur dia saat diwawancara wartawan seusai blusukan di Pasar Nusukan, Solo, Selasa (30/7/2024) pagi.
MN X mengatakan kepastian akan maju atau tidak dalam Pilkada Solo 2024 akan diputuskan dan disampaikan ke publik dalam sepekan hingga dua pekan ke depan. “Iya, dalam satu hingga dua pekan ke depan lah. Maksimal dua pekan ke depan ya,” kata Gusti Bhre.
BACA JUGA : Malam 1 Sura: 7 Kerbau Bule dan Pusaka Akan Dikirab di Kraton Solo
Ditanya apa yang menjadi pertimbangannya dalam memutuskan sikap, menurutnya pada sikap masyarakat. “Bukan [elektabilitas] sih, lebih ke melihat, kalau saya sih yang penting bagaimana dari masyarakat saja pokoknya. Soal saya nanti saja,” urai dia.
Pemuda berusia 27 tahun itu mengatakan yang terpenting apa dan bagaimana kebutuhan masyarakat Solo. Siapa figur yang tepat dan cocok untuk memimpin Solo. “Keinginan, kebutuhan dan yang cocok untuk masyarakat, ya masyarakat sendiri yang menilai,” ujar dia.
Sembari menunggu momen yang diperkirakan sepekan hingga dua pekan itu, MN X mengatakan pihaknya akan terus blusukan ke warga. Komunikasi juga dilakukan dengan partai-partai koalisi. “Silaturahmi, diskusi, dan saya terima banyak masukan dari teman-teman,” ujar.
BACA JUGA : Wakil Menteri Tenaga Kerja Peroleh Gelar Kanjeng Pangeran dari Kraton Solo
Dalam proses itu MN X mengaku belajar banyak hal dengan elite parpol koalisi besar. “Senang bisa belajar, ya saling belajar. Semoga kerja samanya baik ke depannya,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KPK menelusuri aliran dana Rp106,3 miliar dalam kasus ATR/BPN yang diduga mengalir ke Nusron Wahid dan terkait layanan pertanahan.
Gempa mengguncang Sukabumi dan Malang pada Minggu malam. Simak data BMKG serta panduan mitigasi gempa sebelum, saat, dan sesudah bencan
Kevin Diks meminta Timnas Indonesia tetap fokus dan tak terbawa emosi saat menghadapi Thailand di final FIFA ASEAN Cup 2026.
Densus 88 menangkap 11 tersangka dugaan terorisme di enam provinsi. Penyidik menemukan keterhubungan jaringan melalui pertemuan daring.
Gempa Sumba Barat Daya M6,1 merusak 20 rumah dan sejumlah fasilitas. Satu orang luka, 173 personel disiagakan untuk penanganan.
Hari Jadi Gunungkidul ke-196 mengusung tema Gayeng Guyub, Waras Ragane, Tentrem Atine dengan pesan kebersamaan dan kemandirian daerah.