Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen, Daya Beli Dinilai Masih Kuat
Ekonomi Indonesia tumbuh 5,61 persen pada triwulan I-2026. Menkeu Purbaya menyebut konsumsi rumah tangga jadi penopang utama daya beli.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, SEMARANG—Polisi menyelidiki perampokan sebuah gudang distributor makanan ringan milik PT Sinar Abadi Semarang di Jalan Siliwangi, Kota Semarang, Jawa Tengah, Selasa.
Kanit Reskrim Polsek Semarang Barat AKP Budi Setyono mengatakan peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh pegawai saat akan masuk bekerja. "Pegawai yang akan masuk kerja menemukan gembok gudang sudah terbuka," katanya.
Tim Inafis Polrestabes Semarang diterjunkan ke lokasi untuk melakukan olah TKP. Dari hasil olah TKP, lanjut dia, diketahui pelaku masuk dengan cara mencongkel gembong pintu gudang.
"Ditemukan bekas congkelan, diduga pelaku memakai linggis," katanya.
Menurut dia, pelaku membawa kabur brangkas berisi uang Rp20 juta serta cek senilai Rp19 juta. Selain membobol gudang penyimpanan makanan ringan, lanjut dia, pelaku juga membobol ruko yang berada di sebelahnya.
Di lokasi kedua, menurut dia, pelaku membawa kabur server CCTV yang terpasang di sekitar lokasi. Ia menuturkan penyidik belum bisa memastikan jumlah pelaku yang beraksi dalam perampokan tersebut. "Gudang ini tanpa penjaga saat malam hari," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Ekonomi Indonesia tumbuh 5,61 persen pada triwulan I-2026. Menkeu Purbaya menyebut konsumsi rumah tangga jadi penopang utama daya beli.
Harga tiket Piala Dunia 2026 mulai turun di pasar resale setelah penjualan melambat dan kursi stadion belum penuh.
Galaxy Z Fold 8 dan Z Flip 8 disebut bakal menjadi ponsel pertama yang menghadirkan fitur Gemini Intelligence dari Google.
Persebaya diingatkan Bernardo Tavares agar tidak meremehkan Semen Padang meski lawan sudah degradasi ke Liga 2.
Primbon Jawa menyebut weton Jumat Pahing memiliki aura pemimpin, rezeki baik, dan karakter mudah disukai banyak orang.
Proyek PSEL Bantul belum berjalan karena dana Danantara belum turun saat volume sampah rumah tangga terus meningkat.