BGN Tak Intervensi Kasus Pencambukan Korwil KPPG Purwakarta
BGN menegaskan tidak akan mengintervensi proses hukum kasus pencambukan di KPPG Bogor dan membuka kanal pengaduan anonim untuk mencegah kekerasan.
Aparat Polsek Sidoharjo dan Polres Sragen melakukan olah tempat kejadian perkara di lokasi penemuan jenazah di Jalan Solo-Sragen, tepatnya di Desa Jetak, Kecamatan Sidoharo, Sragen, Rabu (2/10/2024). (Istimewa/Polres Sragen)
Harianjogja.com, SRAGEN—Sesosok mayat tanpa identitas ditemukan di pinggir Jalan Solo-Sragen km 6 Dukuh Sukomarto, Desa Jetak, Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Sragen, Rabu (2/10/2024) sekitar pukul 18.30 WIB.
Jenazah pria itu kali pertama ditemukan oleh Hengki Adi Wibowo, 40, warga Desa Puro, Kecamatan Karangmalang, Sragen, yang tengah berteduh di pinggir jalan saat hujan.
Kapolres Sragen AKBP Petrus Parningotan Silalahi melalui Kapolsek Sidoharjo AKP Harno kepada Espos, Kamis (3/10/2024), mengatakan pihaknya menerima laporan dari Hengki terkait kejadian tersebut.
Berdasarkan laporan itu, petugas piket Polsek Sidoharjo langsung menuju ke lokasi kejadian dan mendapati laki-laki misterius alias Mr X itu meninggal dunia.
“Awalnya pelapor ini melintas di Jalan Solo-Sragen. Saat kondisi hujan, pelapor berteduh sementara di bawah pohon. Baru sekitar 1 menit, pelapor melihat sosok laki-laki yang telentang di pinggir jalan dengan pakaian lengkap. Saat dicek ternyata laki-laki itu sudah tidak bergerak dan tidak bernapas,” jelas Harno.
BACA JUGA: Warga Kembang Boyolali Temukan Batu Diduga Peninggalan Zaman Majapahit
Pihaknya melengkapi keterangan pelapor dengan meminta keterangan dua saksi dari Dukuh Jetak Pabrik, Desa Jetak, Sidoharjo.
Saat ditemukan, kata dia, jenazah pria tak dikenal itu mengenakan kaus lengan panjang warna biru dan celana panjang training warna hitam. Di dalam saku celananya, jelas Harno, ditemukan uang Rp195.000.
Ditemukan pula kantung plastik berisi pakaian bekas, sandal, dan topi.
Harno mengatakan Polsek Sidoharjo langsung berkoordinasi dengan Polres Sragen untuk pemeriksaan. Tim Inafis Polres Sragen datang ke lokasi kejadian untuk memeriksa korban. Kemudian, jasad korban dievakuasi ke RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen.
“Hasil pemeriksaan medis tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Polisi juga tidak menemukan identitas korban. Sebelumnya, ada warga yang sempat melihat laki-laki itu duduk di bawah pohon sebelum meninggal dunia. Dari keterangan saksi-saksi, laki-laki itu diduga tunawisma karena tidak ditemukan identitas,” jelasnya.
Untuk sementara, jenazah disimpan di Instalasi Forensik RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen sembari menunggu informasi terkait dengan keberadaan keluarganya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : espos.id
BGN menegaskan tidak akan mengintervensi proses hukum kasus pencambukan di KPPG Bogor dan membuka kanal pengaduan anonim untuk mencegah kekerasan.
Mentan Amran mengecam dugaan pengoplosan beras SPHP menjadi premium di Jakarta Timur yang dinilai merugikan masyarakat penerima subsidi.
Taspen mengusulkan perubahan iuran pensiun ASN, dari basis gaji pokok menjadi take home pay, untuk memperkuat pendanaan dan mengurangi beban APBN.
Prabowo membaca Sumpah Pemuda bersama siswa SD dalam video di Instagram. Titiek Soeharto turut hadir pada peringatan 28 Oktober.
SIMMADE Gunungkidul melayani perpanjangan SIM di Kalurahan Siraman, Wonosari, Kamis 29 Oktober 2026, mulai pukul 09.00 WIB.
Cek jadwal perpanjangan SIM Sleman Kamis, 29 Oktober 2026, di MPP Kabupaten Sleman, Satpas, SIM Keliling Malam, dan SIMMADE.