Waspada! Katarak Kini Serang Usia Muda, Kenali Penyebab dan Gejalanya
Katarak kini banyak menyerang usia muda. Faktor diabetes dan paparan UV jadi penyebab utama, kenali gejala sejak dini.
Petugas pemadam kabakaran Satpol PP Sragen bersama polisi memadamkan api yang melalap dua kandang ayam di Dukuh Pinggir, Desa Tanggan, Kecamatan Gesi, Sragen, Senin (21/10/2024) dinihari. (Solopos/Tri Rahayu)
Harianjogja.com, SRAGEN—Dua unit kandang ayam milik warga di Dukuh Pinggir, Desa Tanggan, Kecamatan Gesi, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, terbakar pada Minggu-Senin (20-21/10/2024). Kebakaran hebat itu mengakibatkan kerugian material mencapai Rp2 miliar.
Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut. Polisi menduga kebakaran tersebut bukan disebabkan korsleting melainkan arang bakar untuk penghangat anakan ayam potong yangg ditempatkan di tong dan di bawahnya terdapat sekam.
Kapolres Sragen AKBP Petrus Parningotan Silalahi melalui Kapolsek Gesi AKP Agus Budiyono kepada wartawan, Senin sore, mengungkapkan dua kandang ayam itu masing-masing berukuran 10 meter x 60 meter dan masing-masing milik Wagiyanto dan Sugiyatmo yang sama-sama warga Dukuh Pinggir RT 018, Desa Tanggan, Kecamatan Gesi, Sragen.
Dia menyatakan selain kandang ayam beserta isinya yang hangus terbakar, tiga unit genset dan tiga ton pakan ayam juga ludes dilalap api.
Agus menjelaskan peristiwa kebakaran itu awalnya terjadi pada Minggu malam, pukul 23.30 WIB. Kebakaran tersebut baru dilaporkan ke Polsek Gesi pada Senin, pukul 01.30 WIB. Dia menjelaskan kandang ayam milik Wagiyanto berada di sisi utara dengan ukuran 10 meter x 60 meter dan kandang ayam milik Sugiyatmo berada di sebelah selatan dengan ukuran yang sama. Polisi meminta keterangan empat orang saksi terkait dengan kronologi kebakaran hebat itu.
“Awalnya pekerja kandang ayam milik Wagiyanto mengecek kondisi anakan ayam pada Minggu, pukul 23.20 WIB. Pekerja itu berada di lantai I, kemudian naik ke lantai II. Setelah itu pekerja tadi kembali ke gudang untuk minum kopi dengan pekerja lainnya. Setelah 10 menit, dua orang pekerja kandang melihat ada asap dan muncul titik api. Mereka memanggil teman-temannya untuk memadamkan api,” ujar Agus.
BACA JUGA: BPBD Bantul Menangani 279 Kebakaran, Kasus Terbanyak Akibat Membakar Sampah
Agus melanjutkan api semakin membesar dan menyulut ke kandang ayam milik Sugiyatmo di sebelahnya. Jarak antarkandang itu sekitar 4 meter. Melihat kobaran api yang besar, jelas dia, para warga berdatangan untuk membantu memadamkan api. Salah satu warga, kata dia, menghubungi Polsek Gesi dan diteruskan ke petugas Damkar Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sragen untuk meminta bantuan.
“Tim Damkar datang membantu memadamkan api yang melalap kandang ayam. Kandang tersebut terbuat dari kayu, bambu, baja ringan, dan galvalum. Semua material kandang tidak bisa diselamatkan dan hangus terbakar. Akibatnya, masing-masing korban mengalami kerugian Rp1 miliar sehingga total kerugian material ada Rp2 miliar,” jelasnya.
Agus menyatakan dugaan kebakaran dua kandang ayam itu berasal dari arang bakar untuk penghangat ayam yang ditempatkan di tong dan bagian bawahnya ada sekam. Bara api pada sekam itu meramba ke bagian samping kandang ayam dan terjadi kebakaran.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : espos.id
Katarak kini banyak menyerang usia muda. Faktor diabetes dan paparan UV jadi penyebab utama, kenali gejala sejak dini.
Fitur split-screen Android ternyata bisa meningkatkan produktivitas. Simak 11 cara memanfaatkan layar belah agar multitasking lebih praktis.
Indonesia mengirim delapan wakil ke Singapore Open 2026 untuk mengakhiri puasa gelar yang berlangsung sejak 2023.
Dinkes Gunungkidul menemukan 205 kasus baru TBC melalui program ACF TB yang melibatkan 30 puskesmas sejak April 2026.
Liverpool resmi mengamankan wonderkid Kolombia Samuel Martinez yang dijuluki The Next Kaka setelah mengalahkan Madrid dan Chelsea.
House tour rumah mewah Tasya Farasya viral di media sosial. Warganet terbelah antara kagum dan menilai konten itu sebagai flexing.