Mendikdasmen Tegaskan Ekskul Korps Kadet Tak Wajib
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan ekstrakurikuler Korps Kadet tidak wajib. Siswa bebas memilih, sedangkan pelaksanaannya diatur sekolah.
Kecelakaan lalu lintas - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, SUKOHARJO—Kecelakaan lalu lintas tunggal yang melibatkan mobil Avanza terjadi di Jalan Ahmad Yani, sisi timur simpang empat Gembongan, Kartasura, Senin (9/12/2024) malam. Mobil tersebut menabrak warung hik sebelum akhirnya menghantam tiang reklame di pinggir jalan.
Informasi yang dihimpun Espos, kecelakaan yang berlangsung sekitar pukul 18.00 WIB ini melibatkan Toyota Avanza Veloz hitam berpelat nomor AB 1592 DG yang dikemudikan oleh ABS, warga Kecamatan Klaten Tengah, Kabupaten Klaten.
Kronologi Kejadian
Mobil tersebut melaju dari arah timur ke barat. Namun, setiba di lokasi kejadian, mobil oleng ke kiri dan menabrak warung hik di tepi jalan. Mobil terus melaju hingga menghantam tiang reklame.
BACA JUGA: Diduga Jadi Korban Tabrak Lari, Pemudi Asal Rongkop Meninggal Dunia
Seorang relawan dari Perkumpulan Wargo Ageng Kartasura (Pawartos), Deni Kristianto, menyampaikan bahwa sopir sempat terjepit di dalam kendaraan seusai tabrakan. "Kami bersama warga berusaha mengevakuasi sopir yang terjepit. Evakuasi dilakukan dengan memecahkan kaca mobil," ujar Deni.
Setelah berhasil dikeluarkan, korban segera dilarikan ke RS Yarsis Kartasura menggunakan ambulans. Namun, nyawa sopir tidak tertolong.
Dugaan Penyebab Kecelakaan
Menurut informasi awal, penyebab kecelakaan diduga karena sopir mengalami serangan jantung saat mengemudi. "Berdasarkan identitas yang ditemukan, sopir adalah warga Kecamatan Klaten Tengah, Kabupaten Klaten," tambah Deni.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : espos.id
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan ekstrakurikuler Korps Kadet tidak wajib. Siswa bebas memilih, sedangkan pelaksanaannya diatur sekolah.
SPLP Komdigi telah memproses 19,8 juta transaksi Perlinsos Digital yang mencakup 5,4 juta KK hingga 28 September 2026.
Korban pengeroyokan Kebon Bawang, EY (28), sempat diculik dan dianiaya di dua lokasi sebelum meninggal setelah tiga hari dirawat.
Budidaya louhan masih punya potensi ekonomi. Harga ikan berkualitas bisa mencapai Rp25 juta-Rp30 juta, tergantung kualitas dan hasil kontes.
Prabowo membahas tiga bantuan Kuartal IV 2026, mulai beras 10 kg, pembukaan rekening hingga subsidi upah Rp300.000 per bulan.
Danantara mengungkap rencana kepemilikan 5%-10% saham BEI dalam proses demutualisasi. Porsi konsorsium bisa mencapai 30%-40%.