Duka Budaya! Pelestari Wayang Kertas Legendaris Mbah Brambang Wafat
Mbah Brambang, pelestari wayang kertas asal Sukoharjo, meninggal dunia di usia 95 tahun. Dedikasi lebih dari 60 tahun untuk budaya.
Ilustrasi penganiayaan./Pixabay
Harianjogja.com, KLATEN—Seorang perempuan asal Ambarawa diduga menjadi korban penganiayaan dan perampasan serta dibuang di wilayah Desa Troso, Kecamatan Karanganom, Klaten.
Korban berinisial H, 43, ditemukan berlumuran darah dan mengalami luka pada bagian kepala serta wajah.
Peristiwa itu terjadi pada Senin (23/12/2024) dini hari di jalan desa wilayah Desa Troso, Kecamatan Karanganom. Korban yang seorang diri mendatangi rumah salah satu warga tak jauh dari lokasi kejadian.
Kapolsek Karanganom Klaten AKP Panut Haryono membenarkan peristiwa itu. Polsek menerima informasi itu setelah salah satu warga melaporkan ada seseorang yang mengetuk pintu dan meminta bantuan dengan kondisi luka-luka.
“Sekitar pukul 04.00 WIB kami menerima laporan dari warga yang didatangi oleh seseorang kondisinya luka-luka. Kemudian kami cek ke TKP, kami antar berobat ke RS PKU Muhammadiyah Jatinom,” kata Panut, Selasa (24/12/2024).
Anggota Polsek Karanganom kemudian mengecek lokasi kejadian. Di sekitar lokasi kejadian ditemukan ceceran darah. Selain di tepi jalan, ceceran darah juga ditemukan di pinggir selokan.
BACA JUGA: Seorang Pria di Ngampilan Jogja Bacok Istri dan Pamannya dengan Golok
Panut menjelaskan lokasi ceceran darah dengan rumah warga yang diketuk pintu oleh korban sekitar 100 meter. Dia mengungkapkan setelah korban tersadar, korban mengungkapkan sebelumnya bertemu dengan teman kencan yang dia kenal melalui salah satu aplikasi percakapan.
Mereka kemudian bertemu dan menginap di salah satu hotel yang berada di wilayah Kecamatan Ceper. Sekitar pukul 00.15 WIB, H diajak keluar oleh terduga pelaku dengan alasan mencari makan mengendarai sepeda motor milik korban.
Sesampainya di lokasi kejadian, korban dipukuli oleh pelaku hingga tak sadarkan diri. Setelah itu, dia ditinggalkan di lokasi kejadian.
Sejumlah barang milik korban raib. Barang-barang tersebut yakni sepeda motor matik, ponsel serta sejumlah perhiasan seperti gelang dan cincin. Sementara itu, kondisi korban terus membaik. “Untuk pelaku masih dalam lidik,” kata Panut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Solopos.com
Mbah Brambang, pelestari wayang kertas asal Sukoharjo, meninggal dunia di usia 95 tahun. Dedikasi lebih dari 60 tahun untuk budaya.
Gempa Sukabumi Magnitudo 4,5 mengguncang Jawa Barat akibat aktivitas sesar aktif bawah laut, BMKG pastikan belum ada gempa susulan.
DPAD DIY mengakuisisi untuk mengelola arsip termasuk arsip pribadi, seniman, budayawan dan arsip-arsip yang menyimpan memori kolektif.
Identitas 11 bayi yang ditemukan di Pakem Sleman masih ditelusuri Pemkab Sleman untuk penerbitan dokumen resmi dan asal-usul bayi.
Bank Indonesia mencatat pertumbuhan utang luar negeri Indonesia triwulan I 2026 melambat, dengan rasio ULN terhadap PDB turun menjadi 29,5 persen.
KPK menjadwalkan ulang pemeriksaan Muhadjir Effendy dalam kasus dugaan korupsi kuota haji setelah saksi meminta penundaan.