Kasus Pengeroyokan Terduga Pencuri Ayam, Jasad Korban Diekshumasi
Polisi mengekshumasi jasad korban pengeroyokan di Tabanan untuk memastikan penyebab kematian. Lima warga telah ditetapkan sebagai tersangka.
Dokter hewan Puskeswan Sanden memeriksa kondisi sapi positif PMK di Kapanewon Srandakan, Senin (13/6/2022)./Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, WONOGIRI—Pemerintah Kabupaten Wonogiri menutup sementara pasar hewan di wilayahnya untuk mencegah penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) yang saat ini kembali merebak.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Wonogiri Baroto Eko Pujanto di Wonogiri, mengatakan penutupan sementara dilakukan selama tanggal 3-9 Januari 2025.
"Seminggu kami tutup, karena PMK di wilayah Wonogiri, ini untuk membatasi penyebaran virus," katanya, Jumat (3/1/2025) lalu dilansir Antara
Ia mengatakan keputusan tersebut diambil setelah dilakukan rapat koordinasi dan kondisi saat ini dilaporkan ke Bupati Wonogiri.
"Bupati memerintahkan untuk membatasi pergerakan hewan ternak dan mengurangi penyebaran virus PMK, maka sebaiknya dilakukan penutupan pasar," katanya.
Ia mengatakan penutupan dilakukan karena ada indikasi penularan antarwilayah.
"Kemungkinan karena pasar kami yang besar ada di daerah perbatasan, ada yang di Purwantoro dan di Pracimantoro. Di kedua pasar tersebut, bahkan pasar lain ada lebih dari 50 persen sapi dari luar daerah. Kalau di Purwantoro dan Pracimantoro mungkin sekitar 60 persen dari luar daerah," katanya.
BACA JUGA: PMK Merebak di Bantul, Peternak Mulai Resah
Ia mengatakan di setiap pasar yang ada di perbatasan, setiap harinya ada sekitar 700-750 ekor sapi.
Mengenai kondisi kasus PMK di Kabupaten Wonogiri, lanjutnya, pada Desember tahun lalu ditemukan sebanyak 310 kasus.
Dari angka tersebut, angka kematian mencapai 57 ekor. Sedangkan yang sembuh ada 236 ekor sapi.
"Kemudian, ada tujuh yang dipotong paksa dan sepuluh dijual oleh pemiliknya," katanya.
Sedangkan pada tahun ini, dari 1-3 Januari ada sekitar 160 ekor sapi yang terjangkit PMK. Meski demikian, untuk kasus kematian belum terlaporkan.
"Kalau populasi sapi di Wonogiri ada sekitar 154.000 ekor," katanya.
Sementara itu, selain penutupan pasar, upaya vaksinasi terus dilakukan selama tiga hari terakhir.
"Besok kami lakukan penyemprotan disinfeksi secara serentak di seluruh pasar di Kabupaten Wonogiri," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Polisi mengekshumasi jasad korban pengeroyokan di Tabanan untuk memastikan penyebab kematian. Lima warga telah ditetapkan sebagai tersangka.
Pemkab Kulonprogo menargetkan pengadaan tanah kas pengganti Kalurahan Palihan rampung Oktober 2026 setelah tim dibentuk dan audit selesai.
Hari Jadi ke-222 Klaten diperingati 28 Juli. Bupati terdahulu menyampaikan doa dan harapan agar Klaten semakin maju dan sejahtera.
Pemkab Gunungkidul menyusun Perbup Insentif dan Disinsentif Kendali Ruang untuk mendorong investasi berkelanjutan sekaligus menjaga lingkungan.
Polda Metro Jaya memastikan kabar ajudan Febrie Adriansyah tewas ditembak merupakan hoaks. Polisi masih menyelidiki penyebab kematian Sutrimo.
Sport tourism menjadi salah satu instrumen untuk mengejar target kunjungan wisatawan pada 2026 yang dipatok mencapai 8.553.878 orang.