Taj Yasin Minta Seluruh OPD Jateng Contek Pengembangan Desa Kranggan
"Desa Kranggan luar biasa majunya. Ini yang terus kita potret. Kita tadi ajak sebagian kepala dinas kita untuk melihat langsung bagaimana desa ini berkembang"
Presiden Ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) mengunjungi Bank Sampah Banjarnegara (BSB) di Desa Kasilib, Wanadadi, Banjarnegara, Senin (6/1/2024). /Istimewa.
Harianjogja.com, BANJARNEGARA—Presiden Ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) mengunjungi Bank Sampah Banjarnegara (BSB) di Desa Kasilib, Wanadadi, Banjarnegara, Senin (6/1/2024). Jokowi mendukung pengolahan sampah plastik untuk mendorong ekonomi sirkular.
Di BSB, Jokowi melihat pengolahan sampah plastik menjadi bahan bakar petasol. Tampak antusias saat melihat langsung proses pembuatan mesin pengolah sampah plastik, pengolahan sampah plastik mulai pencacahan plastik hingga menjadi petasol. Selain itu Jokowi sempat melihat langsung penggunaan petasol untuk mesin traktor di sawah.
Di ruang proses katalis Jokowi menanyakan harga petasol dan kapasitas produksi di BSB. Kemudian mendapat penjelasan langsung tim pendamping dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Tri Martini.
BACA JUGA : Bank Sampah Bisa Menjadi Strategi Jitu Pengelolaan Sampah di Sektor Hulu
Saat berdiskusi dengan tim peneliti BRIN dan Ketua BSB Budi, mantan Walikota Solo itu memberikan respons positif, termasuk menyampaika paket riset yang tepat dan lengkap bisa dilihat di BSB. Di BSB ada masyarakat, ada peneliti yang mendampingi, dan kemudian bisa dilakukan hilirisasi teknologi tepat sasaran.
Tim peneliti dari BRIN menyampaikan adanya kendala undang-undang yang belum disahkan DPR RI terkait Energi Baru Terbarukan. “Beliau menyarankan agar ada regulasi di tingkat desa atau lokal saja, supaya petasol bisa dibeli oleh petani atau rakyat di desa yang membutuhkan,” ungkap Tri Martini.
Jokowi mengaku prihatin adanya petani yang kesulitan mencari solar untuk menggerakkan traktor dan mesin-mesin diesel. Maka dari itu, mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut setuju jika ada konsep Satu Desa Satu Faspol.
Pada saat di sawah untuk aplikasi petasol ke hand tracktor, Jokowi menyampaikan kegiatan di BSB sangat menjawab isu lingkungan khususnya terkait sampah. “Beliau sampaikan, di sini ekonominya dapat, Sirkularnya juga dapat. Lingkungannya bersih, bonusnya petasol atau bahan bakar,” ungkap Tri Martini.
Jokowi secara eksplisit akan menyampaikan hal itu kepada Presiden Prabowo, bahwa kegiatan di BSB mendukung sektor pertanian. Dia ingin agar bisa diterapkan di beberapa desa sentra produksi pertanian.
BACA JUGA : Jumlah Bank Sampah Aktif di Bantul Bertambah Jadi 534 Unit
Seusai acara ia mengaku senang melihat inovasi yang dilakukan di BSB. “Itu bagus. Masalah sampah plastik setidaknya ada solusi dan kemudian bisa menghasilkan bahan bakar. Perlu didorong satu desa punya mesin seperti di BSB,” kata Jokowi.
Ketua BSB, Budi menyampaikan rasa terima kasih atas kunjungan Jokowi. Kunjungan tersebut menambah semangat BSB.
Saat di BSB, Jokowi mendapat sambutan meriah dari warga yang menunggu sejak pagi. Ribuan warga Desa Kasilib ingin bertemu langsung dengan mantan Presiden tersebut bahkan banyak yang meminta foto serta meneriakkan nama Jokowi berkali-kali. “Ingin foto dengan Pak Jokowi. Senang sekali akhirnya bisa foto dengan beliau,” ujar warga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
"Desa Kranggan luar biasa majunya. Ini yang terus kita potret. Kita tadi ajak sebagian kepala dinas kita untuk melihat langsung bagaimana desa ini berkembang"
Polda DIY membangun sumur bor dan menyalurkan air bersih bagi sekitar 550 warga Gunungkidul dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80.
Jadwal KRL Jogja-Solo hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Pertamina mempercepat distribusi BBM subsidi di Madura untuk mengurai antrean Pertalite dan Solar di sejumlah SPBU di empat kabupaten.
Australia memperketat larangan media sosial bagi anak di bawah 16 tahun dengan menaikkan denda hingga Rp1,1 triliun dan memperluas pengawasan.
Simak lima fakta menarik Tanjung Verde, debutan Piala Dunia 2026 yang sukses lolos ke babak 32 besar dan akan menghadapi Argentina.