Peridot Klaten Kembali ke Akar Kopi Setelah Hampir 12 Tahun Berjalan
Hampir 12 tahun Peridot Coffee and Eatery Klaten bertahan mengikuti perubahan tren kopi, dari mesin espresso hingga konsep slowbar.
Penonton menyaksikan pertandingan Persis Solo melawan Persebaya di Stadion Manahan Solo, Jawa Tengah, Jumat (7/2/2025). ANTARA/Aris Wasita
Harianjogja.com, SOLO–Persis Solo mengalahkan lawannya, Persebaya pada lanjutan Liga 1 2024/2025 di Stadion Manahan Solo, Jawa Tengah, Jumat 7/2/2025) malam.
Pada pertandingan tersebut, Persis Solo berhasil mengamankan tiga poin dengan skor 2-1. Meski menang, Persis belum beranjak dari zona degradasi dengan mengoleksi 17 poin.
Adapun Persebaya meski kalah, masih bertengger di tiga besar liga dengan merimih 32 poin.
Pada babak pertama, kedua kesebelasan bermain dengan skor 0-0, hingga pada menit ke-52 Persis Solo diuntungkan dengan hukuman kartu merah pada Gilson Sequeira karena melanggar Moussa Sidibe.
Dengan kartu merah tersebut, Persebaya bermain dengan sepuluh pemain. Hingga pada menit ke-58 Moussa Sidibe berhasil mencetak gol untuk Persis Solo.
Namun pada menit ke-71, skor menjadi imbang 1-1 usai wasit Fibay Rahmatullah menunjuk titik putih.
Kiper Persis Solo Muhammad Riyandi dianggap melakukan pelanggaran kepada Fransisco Rivera hingga Riyandi harus diganjar kartu kuning.
Pada penalti, Rivera berhasil memasukkan bola ke gawang hingga skor menjadi 1-1. Hingga kemudian Ramadhan Sananta berhasil membawa Persis Solo unggul pada menit ke-90+.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hampir 12 tahun Peridot Coffee and Eatery Klaten bertahan mengikuti perubahan tren kopi, dari mesin espresso hingga konsep slowbar.
Prabowo Subianto menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Guruh Soekarnoputra yang meninggal pada usia 73 tahun di Jakarta.
Menaker Yassierli mendorong generasi muda memperkuat kompetensi, reskilling, upskilling, dan kemampuan adaptasi menghadapi perubahan dunia kerja.
Siswa SRMA 19 Bantul diajak aktif di lingkungan dan mengembangkan kemampuan agar mampu menjadi penggerak sekaligus mengurangi urbanisasi.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta, Eko Suwanto, menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Sertifikat tanah elektronik menghubungkan data pemegang hak dengan NIK dan bidang tanah dengan nomor identifikasi elektronik.