Anggaran Paskibraka Jateng Dipangkas, Kuota Tetap 45 Orang
Anggaran Paskibraka Jateng 2026 turun menjadi Rp500 juta-Rp600 juta. Kuota 45 peserta tetap dipertahankan untuk upacara HUT RI.
Foto ilustrasi evakuasi korban banjir. Antara/Muhammad Iqbal
Harianjogja.com, BOYOLALI—Banjir setinggi dada orang dewasa merendam wilayah Pedukuha Ledok, RT 03/ RW 07, Sawahan, Ngemplak, Boyolali, Kamis (3/4/2025). Sedikitnya seratusan rumah warga setempat terdampak bencana banjir tersebut.
Dilansir Espos, hujan deras di wilayah Boyolali sejak sekitar pukul 16.00 WIB, menyebabkan sungai yang melintas di wilayah tersebut meluap. Kemudian secara berangsur, air mulai menggenangi rumah warga setempat, baik yang berada di Perumahan Mirai Jati 3 maupun rumah-rumah warga di dukuh tersebut.
Salah seorang warga Perumahan Mirai Jati 3, Mudrik Almansyur, mengatakan sejak pukul 16.30 WIB, air sudah mulai memasuki kawasan perumahan. Ketinggian air mencapai sedada orang dewasa yang berdiri atau lebih dari 1 meter.
"Saat ini kami dan warga lain dievakuasi [oleh tim evakuasi]," katanya di sekitar lokasi banjir.
Jumlah warga yang terdampak banjir, untuk warga Perumahan Mirai Jati 3 ada sekitar 50 keluarga. Sedangkan untuk warga di luar perumahan atau warga Dusun Ledok diperkirakan sekitar 100 keluarga.
Ia berharap ke depan dari pemerintah atau pihak terkait untuk mengupayakan normalisasi sungai yang meluap. Sebab musibah banjir itu bukan hanya kali itu terjadi, namun sudah berkali-kali. Sedangkan menurutnya ketinggian air pada banjir kali ini merupakan yang tertinggi dibandingkan yang pernah terjadi sebelumnya.
Proses evakuasi warga dilakukan oleh BPBD Boyolali, sukarelawan, TNI, Polri dan warga setempat. Hingga pukul 19.00 WIB proses evakuasi masih dilakukan.
BACA JUGA: BPBD Kulonprogo Ungkap Penyebab Banjir yang Rendam Ratusan Rumah di Wilayahnya
Sekitar 5 perahu karet diterjunkan dalam proses evakuasi tersebut. Beberapa kali tim evakuasi menjemput warga yang terjebak banjir dengan perahu karet. Termasuk warga usia lanjut, wanita dan anak-anak.
Kasi Kedaruratan Bencana BPBD Boyolali, Rima Kusuma, mengatakan hingga Kamis malam, proses evakuasi masih dilakukan. "Kami dari BPBD Boyolali juga telah menerjunkan tim TRC untuk melakukan evakuasi warga dengan membawa perahu dan peralatan evakuasi lainnya. Saat ini proses evakuasi masih berlangsung," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Espos
Anggaran Paskibraka Jateng 2026 turun menjadi Rp500 juta-Rp600 juta. Kuota 45 peserta tetap dipertahankan untuk upacara HUT RI.
Prabowo resmi umumkan proyek Giant Sea Wall sepanjang 575 km dari Banten-Gresik. Butuh waktu 15-20 tahun, lindungi 50 juta warga. Indonesia belajar dari Belanda
Elkan Baggott resmi masuk skuad Millwall untuk Championship 2026/2027. Bek Timnas Indonesia akan mengenakan nomor punggung 12 usai direkrut dari Ipswich Town.
CEO Aprilia Racing Massimo Rivola menegaskan Marc Marquez dan Ducati masih menjadi ancaman besar dalam perebutan gelar MotoGP 2026 meski Jorge Martin memimpin k
Media Vietnam Soha menyoroti kemerosotan karier pemain naturalisasi Timnas Indonesia usai meninggalkan Eropa. Sandy Walsh, Ragnar Oratmangoen, hingga Marselino
Pameran Fotografi Rana Budaya #4 bertajuk FYP (For Your People) di TBY, Kota Jogja, yang telah dibuka pada Jumat (14/8/2026) sore hingga 23 Agustus mendatang