Guru PPPK Jadi Pegawai Pusat, Purbaya Jamin Fiskal Tetap Aman
Menkeu Purbaya memastikan pengalihan status guru PPPK menjadi pegawai pusat tak mengganggu fiskal. Defisit RAPBN 2027 tetap 2,40%.
Jembatan di Dukuh/Desa Babadan, Kecamatan Karangdowo, Klaten, ambrol. Foto diambil Jumat (4/4/2025). (Solopos/Taufiq Sidik Prakoso)
Harianjogja.com, KLATEN–Jembatan penghubung antarkampung di Desa Babadan, Kecamatan Karangdowo, Klaten, Jawa Tengah putus diterjang derasnya arus sungai pada Kamis (3/4/2025) malam.
Koordinator Relawan Karangdowo, Husni Thamrin, menjelaskan tidak ada korban jiwa akibat kejadian tersebut. “Jembatan di Babadan, ambrol sekitar pukul 20.30 WIB. Penyebabnya karena derasnya arus. Sebelumnya kondisi jembatan sudah retak. Karena ada aliran arus sungai yang deras, sehingga abrasi dan ambrol,” kata Husni Thamrin, Kamis malam.
Husni menjelaskan jembatan itu menjadi penghubung antarkampung. Dia menambahkan Tim dari BPBD Klaten sudah melakukan meninjau kerusakan jembatan itu bersama Polsek, Koramil, pemerintah desa serta sukarelawan.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klaten, Syahruna, membenarkan adanya kejadian jembatan ambrol itu. Jembatan yang ambrol sepanjang 20 meter dengan lebar 2,5 meter.
Jembatan berada di RT 02 RW 01, Dukuh Babadan. “Untuk sementara akses jalan dari Dukuh Babadan ke Dukuh Mriyan melewati jembatan ditutup,” kata Syahruna.
Sebelum ambrol, jembatan di Dukuh Babadan, Desa Babadan, Kecamatan Karangdowo, Klaten, Jawa Tengah, masih menjadi akses warga meski hanya dibuka untuk pengendara sepeda motor. Sekitar 10 menit sebelum kejadian, masih ada pengendara yang melintas.
Salah satu warga, Amir, 52, mengungkapkan jembatan sebelumnya rusak pada bagian tiang penyangga tengah. Kerusakan itu sudah terjadi sekitar sebulan lalu.
Lantaran rusak, jembatan tak bisa dilintasi kendaraan roda empat atau mobil. Jembatan hanya bisa dilintasi pejalan kaki serta kendaraan roda dua.
Pada Kamis malam, debit sungai meningkat seiring hujan yang mengguyur sejak Kamis siang. Derasnya arus sungai membuat jembatan ambrol pada Kamis malam.
Beruntung, saat jembatan ambrol tidak ada warga yang melintas. “Sebelum ambrol ada suara-suara retakan. Alhamdulillah saat itu tidak ada yang lewat. Sekitar 10 menit sebelumnya itu ada orang melintas mengendarai sepeda motor,” ungkap Amir.
Amir mengungkapkan jembatan itu menjadi penghubung antarkampung di wilayah Dukuh Babadan. Lantaran putus, kini warga harus memutar melintasi jembatan lain sekitar 500 meter.
Warga lainnya, Wibowo, 55, mengungkapkan jembatan itu menjadi akses utama warga setempat untuk ke sekolah hingga bekerja selain berbagai kegiatan sosial.
“Kalau sekarang lewat jembatan lain paling tidak memutar sekitar 2 km. Harapannya jembatan ini dibangun lagi oleh pemerintah,” kata Wibawa.
Sekretaris Desa (Sekdes) Babadan, Sigit, menjelaskan jembatan yang ambrol dibangun sekitar 1985. Dia membenarkan fondasi sisi tengah jembatan sebelumnya sudah rusak.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Menkeu Purbaya memastikan pengalihan status guru PPPK menjadi pegawai pusat tak mengganggu fiskal. Defisit RAPBN 2027 tetap 2,40%.
Polri membantah pencegahan Febrie Adriansyah dilakukan sewenang-wenang dan menyebut tindakan itu untuk kepentingan penyidikan.
Malang menjadi destinasi wisata domestik favorit 2026 menurut Traveloka, disusul Bandung, Jogja, Semarang, dan Palembang.
ksi pembakaran sekolah oleh orang tak dikenal terjadi di Madrasah Ibtidaiyah YAPPI di Kalurahan Natah, Nglipar. Kasus ini telah dilaporkan ke Polsek Nglipar.
Pada momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Jawa Tengah, Luthfi secara khusus menyampaikan apresiasi kepada petani, buruh, pelaku UMKM, guru, tenaga kesehatan
OpenAI merilis ChatGPT for Teens untuk usia 13-17 tahun dengan Study Mode, pencegah nyontek, perlindungan tambahan, dan kontrol orang tua.