Mendikdasmen Tegaskan Ekskul Korps Kadet Tak Wajib
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan ekstrakurikuler Korps Kadet tidak wajib. Siswa bebas memilih, sedangkan pelaksanaannya diatur sekolah.
Kondisi pikap yang tercebur di Sungai Geneng, Kaling, Kecamatan Tasikmadu, Karanganyar pada Kamis (11/4/2025) malam setelah berhasil dievakuasi.
Harianjogja.com, KARANGANYAR—Sebuah mobil pikap yang ditumpangi 17 remaja asal Demang, Kebakkramat tercebur hingga terbalik di aliran Sungai Geneng, Kaling, Tasikmadu, Karanganyar, Jawa Tengah pada Kamis (10/4/2025) tengah malam.
Penyebabnya ban mobil bagian belakang sebelah kiri pecah. Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan lalu lintas ini, namun tujuh orang mengalami luka-luka dan dilarikan ke rumah sakit PKU Karanganyar.
Kecelakaan ini terjadi sekitar pukul 23.00 WIB. Saat itu mobil pikap Daihatsu Grandmax Nopol AD 9538 KF yang dikemudikan Ryan Catur, 29, warga Demang, Kebakkramat melaju dari arah Karanganyar menuju Kebakkramat. Mobil itu berisi belasan remaja, yang hendak perjalanan pulang setelah membagi-bagikan makanan perayaan ulang tahun salah satu penumpang.
BACA JUGA: OJK Deteksi 10 Ribu Lebih Rekening di Bank Terlibat Judi Online, Diminta Segera Blokir
Namun di tengah perjalanan tiba-tiba ban belakang bagian kiri pecah. Mobil lantas oleng dan tercebur ke aliran sungai. Mobil dalam kondisi terbalik di aliran sungai. Para penumpang pun ikut tercebur sungai. Ada tujuh penumpang luka-luka. Ketujuh penumpang itu mengalami luka ringan dan telah mendapatkan pengobatan di RS PKU Karanganyar.
Kasatlantas Polres Karanganyar AKP Agista Ryan Mulyanto.diwakili Kanit Gakkum Iptu Yudho Sukarno mengatakan tidak ada korban jiwa atas kejadian ini. Korban mengalami luka ringan dan sudah ditangani tim medis PKU Karanganyar.
Proses evakuasi korban dilakukan Polisi bersama sejumlah sukarelawan. Kemudian evakuasi mobil dilakukan dengan menggunakan unit kendaraan derek. "Hasil olah TKP dan keterangan saksi-saksi, laka terjadi karena ban belakang sisi kiri pecah sehingga kendaraan oleng dan tercebur ke sungai," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan ekstrakurikuler Korps Kadet tidak wajib. Siswa bebas memilih, sedangkan pelaksanaannya diatur sekolah.
Mediasi tambang CV BKS dan warga Padukuhan Karang Kulon Progo menghasilkan titik temu. Pemda DIY menjelaskan legalitas perizinan.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo hari ini 30 September 2026, lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 30 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan, kedatangan tiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Dokter Yoga Yuniadi meluruskan anggapan obat hipertensi menyebabkan ginjal rusak dan menjelaskan pentingnya menjaga tekanan darah tetap terkendali.
Kuota LPG 3 kg 2027 dipangkas menjadi 8 juta ton. Pemerintah menyiapkan CNG, jargas, dan kompor listrik sebagai energi alternatif.