Eks Dirut PGN Dituntut 5 Tahun Penjara dalam Kasus Jual Beli Gas
Mantan Dirut PGN Hendi Prio Santoso dituntut lima tahun penjara dalam kasus dugaan korupsi jual beli gas yang merugikan negara Rp255 miliar.
Event Suadesa Festival 2025 di Karangrejo, Magelang ditargetkan bisa menggerakan perputaran ekonomi di desa setempat hingga Rp3 miliar selama dua hari Sabtu (10/5/2025) dan Minggu (11/5/2025). /Istimewa.
Harianjogja.com, MAGELANG—Event Suadesa Festival 2025 di Karangrejo, Magelang ditargetkan bisa menggerakan perputaran ekonomi di desa setempat hingga Rp3 miliar selama dua hari Sabtu (10/5/2025) dan Minggu (11/5/2025). Festival ini merupakan perwujudan program Desa Energi Berdikari Pertamina. Melalui program CSR PGN, Festival Suadesa 2025 diharapkan mampu menggerakkan perekonomian desa.
Kepala Desa Karangrejo M Heli Rofikun menyatakan festival ini menjadi ajang pertemuan sekaligus kolaborasi antara pelaku UMKM, penggiat ekonomi lokal, pengelola wisata desa dan seniman budaya di desanya. Ia memperkirakan event tersebut mampu menggerakan ekonomi dengan perputaran transaksi sekitar Rp3 miliar.
BACA JUGA: Keberadaan Perbankan Untuk Dorong Perkembangan UMKM di Kota Jogja
“Kami berharap perputaran uang selama event 2 hari ini bisa mencapai Rp2,5 miliar sampai Rp 3 miliar, perputaran uang tersebut berasal dari usaha warga setempat yang merupakan UMKM," katanya, Minggu (11/5/2025).
Suadesa Festival 2025 digelar bersamaan dengan perayaan Waisak di Borobudur, desanya ikut mendapat tambahan berkah. Salah satunya, dari bisnis Homestay warga setempat sudah penuh diboking wisatawan. “Dengan adanya event ini membuat tingkat kunjungan ke desa kami meningkat, dan itu menggerakan ekonomi desa ini dan menyerap banyak tenaga kerja tambahan,” katanya.
Dalam festival ini menampilkan produk 40 UMKM lokal yang unik lewat Pasar Suadesa juga mengusung tema kepedulian lingkungan. Pasar Suadesa tidak menyediakan kantong plastik untuk belanja bagi pengunjung dan menyarankan pengunjung agar membawa tas belanja sendiri yang berbahan non plastik
"Suadesa Festival diharapkan dapat menjadi pesta rakyat untuk memantik ruang-ruang ekonomi baru, dengan memanfaatkan sumber daya lokal secara maksimal. Selain itu, partisipasi masyarakat sekitar diharapkan dapat memperkuat ikatan sosial dengan PGN dan komunitas-komunitas budaya lokal yang terlibat," ujar Sekretaris Perusahaan PGN Fajriyah Usman dilansir Antara.
BACA JUGA: Pemkot Jogja Dorong Pengembangan UMKM melalui Winongo Reborn
Keterlibatan masyarakat setempat menjadi fokus utama dalam penyelenggaraan festival. Dengan harapan, hal ini dapat membentuk kemandirian untuk penyelenggaraan festival serupa di tahun-tahun mendatang.
“Desa Karangrejo memiliki banyak potensi besar dalam sektor UMKM, pariwisata dan ekonomi kreatif. Semoga, Suadesa Festival memberikan manfaat bagi Desa Karangrejo untuk terus berkembang dan dapat menjadi festival desa tahunan yang selalu dinantikan di tahun-tahun mendatang,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Mantan Dirut PGN Hendi Prio Santoso dituntut lima tahun penjara dalam kasus dugaan korupsi jual beli gas yang merugikan negara Rp255 miliar.
Gempa M7,1 di Jepang diduga berkaitan dengan sesar yang belum retak sejak gempa besar 2016. Ahli ungkap potensi gempa susulan.
KPK menahan anggota DPRD Jatim Moch Mahrus terkait dugaan suap dana hibah pokmas kepada Anwar Sadad.
PSIM Jogja masih mengevaluasi masa depan Nermin Haljeta jelang Super League 2026/2027, sementara Franco Ramos dipastikan bertahan.
BBPOM Yogyakarta mempercepat penerbitan NIE bagi UMKM pangan olahan agar produk lokal Jogja aman, bermutu, dan mampu bersaing.
Wapres Gibran bertemu Hun Many membahas reformasi birokrasi, olahraga, serta penanganan TPPO terkait penipuan daring.