Mendagri Tito Usul Kepala Daerah Dapat Insentif dari PAD
Mendagri Tito Karnavian mengusulkan kepala daerah mendapat insentif dari PAD jika berhasil meningkatkannya. Aturan masih perlu dikaji bersama.
Korban kejahatan/kecelakaan - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, SRAGEN — Dua kendaraan bermotor terlibat kecelakaan di Jalan Raya Sukowati, tepatnya di sebelah barat Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Sine, Sragen, Kamis (5/6/2025) sekitar pukul 03.37 WIB.
Kecelakaan itu mengakibatkan tiga orang korban, salah satunya meninggal dunia di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD dr. Soehadi Prijonegoro (RSSP) Sragen.
Ketua PSC 119 Sukowati Sragen, Udayanti Proborini, melaui Sekretaris PSC 119 Sukowati Sragen, Nengah Adnyana Oka Manuaba, kepada wartawan, Kamis pagi, menjelaskan tiga orang korban itu terdiri atas Sungkono, 67, yang berboncengan dengan istrinya, Miyarsih, 65, warga Dukuh Mungkung, Desa Jetak, Sidoharjo, Sragen. Korban satunya, jelas dia, diketahui bernama Randika Anggara Saputra, 18, warga Ringinanom, Sragen Kulon, Sragen.
“Korban Sungkono meninggal dunia dengan luka patah tertutup pada hidung, tengkorak, sehingga mengalami pendarahan hidung. Selain itu, korban tersebut juga luka-luka di bagian tubuh lainnya. Korban Miyarsih sadar mengalami pusing dan nyeri pada pinggang. Sedangkan korban Randika Anggara Saputra sadar mengalami memar pada mata kanan, patah terbuka pada pergelangan tangan kanan, patah tertutup tangan kanan, dan luka-luka lainnya,” terang Oka, sapaannya.
BACA JUGA: Dua Motor Tabrakan di Banyudono Boyolali, Satu Orang Meninggal Dunia
Oka menjelaskan PSC 119 Sukowati Sragen menerima informasi lakalantas di barat SPBU Sine tersebut dari relawan RAPI. Dia mengatakan TIM PSC 119 Sukowati segera merespons dengan mendatangi lokasi kejadian. Saat assessmen di lokasi, Oka menerangkan ada tiga korban dan salah satunya mengalami cedera kepala.
“Kami menghubungi PSC 119 Puskesmas Sragen Kota untuk ikut membantu. Korban Sungkono dievakuasi ke IGD RSSP Sragen menggunakan ambulans PSC 119 Sukowati sedangkan dua korban lainnya dievakuasi menggunakan ambulans Puskesmas Sragen. Sesampainya di IGD RSSP Sragen pasien langsung ditangani tim medis. Korban Sungkono akhirnya meninggal dunia,” jelas Oka.
Dia menyampaikan untuk kronologi atas lakalantas itu menjadi wewenang Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sragen. Dia mengatakan penanganan lakalantas itu melibatkan petugas dari PSC 119 Sukowati, Puskesmas Sragen Kota, Puskesmas Gondangrejo, Polri, Relawan RAPI, dan warga setempat.
Kapolres Sragen AKBP Petrus Parningotan Silalahi melalui Kasatlantas Iptu Kukuh Tirto Satria Leksono menyampaikan tim Unit Gakkum Satlantas Polres Sragen mengecek ke RSSP Sragen dan dilanjutkan dengan olah kejadian perkara ulang di lokasi kejadian.
“Satu orang korban meninggal dunia di RSSP. Kejadiannya sekitar pukul 03.00 WIB dan meninggalnya pukul 05.00 WIB,” jelas Kukuh.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : espos.id
Mendagri Tito Karnavian mengusulkan kepala daerah mendapat insentif dari PAD jika berhasil meningkatkannya. Aturan masih perlu dikaji bersama.
Imigrasi Manado menunda 24 keberangkatan PMI terindikasi TPPO hingga Juli 2026 sebagai upaya mencegah pekerja migran nonprosedural.
Rusia mengklaim menyerang pusat logistik dan fasilitas produksi drone Ukraina, sementara Iran memprotes serangan Ukraina di Laut Kaspia.
Pemkot Semarang menginstruksikan OPD dan warga siaga penuh menghadapi kemarau ekstrem 2026 untuk mencegah kebakaran dan gangguan kesehatan.
Distribusi Minyakita melalui BUMN mencapai 50,16%, namun harga rata-rata nasional masih berada di atas HET Rp15.700 per liter.
PDIP Kota Yogyakarta menanam 300 pohon, menggelar simulasi bencana, dan pelayanan kesehatan lansia saat pelantikan pengurus.