Menahan Yen di 160 per Dolar: Akankah Intervensi ASJepang Efektif?
Intervensi Jepang untuk menghentikan pelemahan yen bukan hal baru. Namun, tindakan pada tanggal 30-31 Juli 2026 ini berbeda karena Amerika Serikat tidak lagi ha
Tangki BBM./Ist
Harianjogja.com, SUKOHARJO – Aparat Bareskrim Polri menangkap lima tersangka kasus penyelewengan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar subsidi di Desa Luwang, Kecamatan Gatak, Sukoharjo, Jawa Tengah.
Dikutip dari Espos, Jumat (13/6/2025), kelima pelaku ditangkap tim Bareskrim Mabes Polri pada Minggu (1/6/2025) di wilayah Desa Luwang, Kecamatan Gatak. Aksi penyelewengan solar subsidi itu dilakukan selama kurang lebih setahun. “Para pelaku ditangkap oleh tim Bareskrim Polri di wilayah Gatak,” kata Kapolres Sukoharjo, AKBP Anggaito Hadi Prabowo.
Menurut Kapolres, ada dua lokasi di wilayah Gatak yang digunakan para tersangka untuk menampung BBM jenis solar subsidi. Para tersangka menjual kembali solar subsidi itu kepada konsumen.
Kelima pelaku langsung digelandang oleh tim Bareskrim Mabes Polri untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Pengusutan kasus ini ditangani oleh penyidik Bareskrim Mabes Polri. “Itu sudah lama. Baru beberapa hari lalu dirilis Bareskrim Mabes Polri,” ujar dia.
Sebelumnya, Direktur Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Bareskrim Polri, Brigjen Nunung Syaifuddin mengatakan Polri berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan BBM jenis solar subsidi di tiga daerah.
Yakni, Banjarmasin di Kalimatan Selatan, Bogor di Jawa Barat serta dua lokasi di Sukoharjo,Jawa Tengah. Polisi menangkap delapan tersangka di empat lokasi tersebut.
Di Sukoharjo, polisi menangkap lima tersangka yang berperan sebagai pemodal dan sopir truk yang menyuruh melakukan penyalahgunaan BBM jenis solar bersubsidi.
Modusnya, para pelaku membeli biosolar bersubsidi menggunakan truk dengan tanki yang sudah dimodifikasi di sejumlah SPBU secara berulang kali serta memakai barcode MyPertamina yang tidak sesuai.
Dari tangan para tersangka, polisi menyita 12 unit kendaraan pengangkut BBM, 20.283 liter biosolar, 37 tempat penampungan BBM, 16 drum berkapasitas 200 liter, lima mesin pompa, dan 68 barcode pengisian solar bersubsidi.
Adapun, barang bukti yang disita meliputi 12 unit kendaraan pengangkut BBM, 20.283 liter bio solar, 37 buah kempu tempat penampungan BBM, 16 drum berkapasitas 200 liter, 5 mesin pompa, dan 68 buah barcode pengisian solar bersubsidi. Nilai kerugian negara akibat penyelewengan solar bersubsidi ditaksir senilai Rp84,5 miliar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos.com
Intervensi Jepang untuk menghentikan pelemahan yen bukan hal baru. Namun, tindakan pada tanggal 30-31 Juli 2026 ini berbeda karena Amerika Serikat tidak lagi ha
Kiper 16 tahun Athaullah Daib motoran dari Gunungkidul ke Jogja demi latihan PSIM setelah dipromosikan dari EPA U-16 ke tim senior.
Kulonprogo mendorong penanganan Jalan Dekso-Samigaluh dan Jembatan Duwet. Jalan ditargetkan masuk anggaran 2027, jembatan masih dikaji.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 13 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan dari Yogyakarta ke Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
BGN meminta makanan MBG yang tidak layak tidak dikonsumsi dan segera dikembalikan ke SPPG untuk diperiksa dan diinvestigasi.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 13 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur ke Jogja. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.