Serapan Pupuk Bersubsidi di DIY Tembus 90 Persen
Realisasi penebusan pupuk bersubsidi di DIY disebut mencapai 90% dari total alokasi tahun ini sebesar 75.049 ton.
Alun-alun Kota Magelang./ Ist
Harianjogja.com, KOTA MAGELANG - Pemerintah Kota Magelang kembali menggelar Magelang Fair 2025 di Alun-alun Kota Magelang pada 1-5 Juli 2025. Target pengunjung selama event ini sebanyak 40.000 orang dan total transaksi ditarget mencapai Rp2,5 miliar.
Dikutip dari laman resmi Pemkot Magelang, Magelang Fair 2025 yang digagas Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, dan UMKM (DPPKUM) Kota Magelang itu menghadirnya 169 tenan multi produk dan rangkaian acara menarik lainnya.
Kepala DPPKUM Kota Magelang, Syaifullah, menyebut Magelang Fair bertujuan menggerakkan ekonomi daerah, khususnya sektor UMKM. Selain itu, event ini juga diharapkan mendorong sektor pariwisata, perhotelan, kuliner, dan jasa lainnya.
"Stan yang ikut serta terdiri dari UMKM, jasa, kuliner, kerajinan, edukasi, serta lembaga dan kementerian seperti Kemenlu, Imigrasi, BUMN, BUMD, perguruan tinggi, dan RSUD," jelas Syaifullah, Senin (30/6/2025).
Sejumlah daerah lain juga akan turut serta membuka tenan, diantaranya Kabupaten Purworejo, Kota Malang, Demak, Pati, dan Pekalongan. Mereka akan memamerkan produk unggulan masing-masing.
Tahun ini, panitia menargetkan 40.000 pengunjung dan transaksi sebesar Rp2,5 miliar, menyesuaikan kondisi daya beli masyarakat saat ini.
"Target memang lebih sedikit dibanding tahun lalu yang realisasinya mencapai R 4 miliar lebih, karena melihat daya beli masyarakat saat ini," ungkapnya.
Magelang Fair 2025 juga menjadi ajang untuk mendorong produk lokal merambah pasar ekspor. Pada 1 Juli 2025, akan digelar temu bisnis bertema "UKM Bisa Ekspor" di Pendopo Pengabdian.
Temu bisnis akan menghadirkan narasumber Fungsional Diplomat Ditjen Asia Pasifik dan Afrika Kemenlu RI P Susilo Wahyuntoro, Pemilik CV Cahaya Anak Negeri Agus Krisyono, dan Wakil Wali Kota Magelang dr Sri Harso.
"Kami ingin mendorong pengusaha lokal memahami potensi pasar luar negeri dan berani menembus ekspor," tambah Syaifullah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Realisasi penebusan pupuk bersubsidi di DIY disebut mencapai 90% dari total alokasi tahun ini sebesar 75.049 ton.
Dengan cakupan rute yang menjangkau wilayah Sleman hingga kawasan barat Kota Jogja, operasional Bus DAMRI Jogja–YIA diharapkan dapat mendukung mobilitas penumpa
Simak jadwal lengkap KA Bandara YIA 15 Mei 2026. Kereta beroperasi sejak dini hari hingga malam untuk mendukung mobilitas penumpang.
Cuaca DIY hari ini diprediksi didominasi hujan. Sleman berpotensi diguyur hujan sedang dengan kelembapan udara tinggi.
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan sebaliknya Jumat 15 Mei 2026 berdasarkan data resmi KAI Access.
TPR Baron Gunungkidul resmi menerapkan pembayaran full cashless. Sistem non tunai akan dievaluasi sebelum diterapkan di TPR lain.