Lavrov Dorong Terbentuknya Negara Palestina Berdasarkan Resolusi PBB
Sergey Lavrov menyerukan pembentukan Negara Palestina berdasarkan kerangka internasional dan resolusi PBB di Sidang Umum PBB.
Para siswa Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 16 Temanggung mengikuti senam bersama dilanjutkan baris berbaris dari Kodim Temanggung, Kamis (17/7/2025). ANTARA/Heru Suyitno
Harianjogja.com, TEMANGGUNG—Sekolah Rakyat di Temanggung, Jawa Tengah telah beroperasi, Kamis (17/7/2025) dimulai dengan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).
Di Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 16 Temanggung, Jawa Tengah pada hari pertama MPLS diisi dengan pelaksanaan kegiatan sehari-hari yang harus dikerjakan anak.
Kepala Sentra Terpadu Kartini Temanggung Dewi Suhartini di Temanggung, menyampaikan pada MPLS hari pertama anak-anak mendapatnya bimbingan kegiatan sehari-hari, antara lain merapikan tempat tidur dan kebersihan kamar.
"Kemudian mendapat pelatihan bagaimana menyeterika pakaian, bagaimana dia mencuci, karena belum semua anak bisa mencuci, kemudian diajarkan bagaimana penggunaan closed duduk yang ada di kamar mandi , termasuk penggunaan air supaya hemat, dan kebersihan kamar mandi," katanya.
Pada hari kedua, mereka mendapat bimbingan dari tim psikologi. Keluhan kebanyakan mereka sering rindu rumah dan orang tua.
Ia menjelaskan mereka harus mampu mengendalikan dengan cara berbeda-beda, antara lain berbincang-bincang dengan teman-teman dan ada pula yang hanya berdiam.
"Kami mencoba mengimbangi bersama mereka, mengajak dialog, permasalahannya apa, mereka curhat (curahan hati), ternyata kebanyakan rindu dengan orang tuanya karena berpisah," katanya.
BACA JUGA: Muncul Embun Beku di Puncak Musim Kemarau, Ini Penjelasan BMKG
Kegiatan MPLS hari ketiga dengan materi diisi dari kodim dan polres. Para siswa menjalani materi tentang peraturan baris berbaris dari kodim dan peraturan lalu lintas dari Polres Temanggung
Menurut dia, pada pelaksanaan MPLS ini anak-anak merasa senang . Ia mengatakan MPLS berlangsung hingga 30 Juli 2025 dengan materi cukup banyak dan sudah ada agenda dari pusat.
"Kalau seminggu ini lebih banyak pada pengenalan lingkungan di sini, termasuk kemarin mengajarkan bagaimana mengatasi jika ada kejadian temannya tiba-tiba sakit atau pingsan,anak-anak diberikan penanganan kesehatan ," katanya
Ketua Kelas 10B SRMA Temanggung Ahmad Andreawan mengaku senang hati mengikuti MPLS. "Senang mengikuti kegiatan MPLS, banyak belajar hal baru yang diberikan, seperti kemarin soal pengobatan luka-luka. Banyak ilmu yang disampaikan, sekarang dari Polri soal rambu-rambu lalu lintas dan lain-lain asyik menurut saya," kayanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Sergey Lavrov menyerukan pembentukan Negara Palestina berdasarkan kerangka internasional dan resolusi PBB di Sidang Umum PBB.
Lomba menyanyi Manunggal Fair Kulonprogo batal mendadak. Peserta kecewa karena sudah datang dan menyiapkan penampilan.
Biaya Haji 2027 berpotensi naik. Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf menyebut kenaikan harga avtur dan situasi geopolitik jadi pertimbangan.
Turki vs Italia di Nations League 2026 digelar di Bursa. Simak jadwal, kondisi pemain, perkiraan susunan, dan rekor pertemuan kedua tim.
Presiden Prabowo Subianto memberhentikan sementara Wagub Babel Hellyana terkait kasus pidana. Gubernur kini menjalankan tugas wakil gubernur.
Seluruh kabupaten/kota di DIY mengajukan tambahan kuota Pertalite ke BPH Migas menjelang libur Nataru 2026.