Aksi Teatrikal Warnai Peringatan 30 Tahun Kudatuli di Kantor PDIP
PDIP memperingati 30 tahun Kudatuli dengan aksi teatrikal, ritual adat, dan pembacaan puisi di Gedung DPP PDIP di Jakarta.
Para siswa Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 16 Temanggung mengikuti senam bersama dilanjutkan baris berbaris dari Kodim Temanggung, Kamis (17/7/2025). ANTARA/Heru Suyitno
Harianjogja.com, TEMANGGUNG—Sekolah Rakyat di Temanggung, Jawa Tengah telah beroperasi, Kamis (17/7/2025) dimulai dengan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).
Di Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 16 Temanggung, Jawa Tengah pada hari pertama MPLS diisi dengan pelaksanaan kegiatan sehari-hari yang harus dikerjakan anak.
Kepala Sentra Terpadu Kartini Temanggung Dewi Suhartini di Temanggung, menyampaikan pada MPLS hari pertama anak-anak mendapatnya bimbingan kegiatan sehari-hari, antara lain merapikan tempat tidur dan kebersihan kamar.
"Kemudian mendapat pelatihan bagaimana menyeterika pakaian, bagaimana dia mencuci, karena belum semua anak bisa mencuci, kemudian diajarkan bagaimana penggunaan closed duduk yang ada di kamar mandi , termasuk penggunaan air supaya hemat, dan kebersihan kamar mandi," katanya.
Pada hari kedua, mereka mendapat bimbingan dari tim psikologi. Keluhan kebanyakan mereka sering rindu rumah dan orang tua.
Ia menjelaskan mereka harus mampu mengendalikan dengan cara berbeda-beda, antara lain berbincang-bincang dengan teman-teman dan ada pula yang hanya berdiam.
"Kami mencoba mengimbangi bersama mereka, mengajak dialog, permasalahannya apa, mereka curhat (curahan hati), ternyata kebanyakan rindu dengan orang tuanya karena berpisah," katanya.
BACA JUGA: Muncul Embun Beku di Puncak Musim Kemarau, Ini Penjelasan BMKG
Kegiatan MPLS hari ketiga dengan materi diisi dari kodim dan polres. Para siswa menjalani materi tentang peraturan baris berbaris dari kodim dan peraturan lalu lintas dari Polres Temanggung
Menurut dia, pada pelaksanaan MPLS ini anak-anak merasa senang . Ia mengatakan MPLS berlangsung hingga 30 Juli 2025 dengan materi cukup banyak dan sudah ada agenda dari pusat.
"Kalau seminggu ini lebih banyak pada pengenalan lingkungan di sini, termasuk kemarin mengajarkan bagaimana mengatasi jika ada kejadian temannya tiba-tiba sakit atau pingsan,anak-anak diberikan penanganan kesehatan ," katanya
Ketua Kelas 10B SRMA Temanggung Ahmad Andreawan mengaku senang hati mengikuti MPLS. "Senang mengikuti kegiatan MPLS, banyak belajar hal baru yang diberikan, seperti kemarin soal pengobatan luka-luka. Banyak ilmu yang disampaikan, sekarang dari Polri soal rambu-rambu lalu lintas dan lain-lain asyik menurut saya," kayanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
PDIP memperingati 30 tahun Kudatuli dengan aksi teatrikal, ritual adat, dan pembacaan puisi di Gedung DPP PDIP di Jakarta.
Rusia mengklaim menyerang pusat logistik dan fasilitas produksi drone Ukraina, sementara Iran memprotes serangan Ukraina di Laut Kaspia.
Pemkot Semarang menginstruksikan OPD dan warga siaga penuh menghadapi kemarau ekstrem 2026 untuk mencegah kebakaran dan gangguan kesehatan.
Distribusi Minyakita melalui BUMN mencapai 50,16%, namun harga rata-rata nasional masih berada di atas HET Rp15.700 per liter.
PDIP Kota Yogyakarta menanam 300 pohon, menggelar simulasi bencana, dan pelayanan kesehatan lansia saat pelantikan pengurus.
Samsung Galaxy Watch Ultra2 hadir dengan fitur kesehatan berbasis AI untuk trail running, diving, dan pemantauan kebugaran harian.