IHSG Melemah 0,12 Persen, Sektor Energi Jadi Penopang Penguatan Bursa
IHSG ditutup melemah 0,12% ke level 6.343,71. Di tengah koreksi bursa, saham sektor energi dipimpin CUAN, DSSA, dan PTRO justru menguat.
Ilustrasi tersengat listrik/JIBI
Harianjogja.com, BOYOLALI— Warga Sukorejo, Musuk, Kabupaten Boyolali, meninggal dunia saat menebang pohon alpukat. Korban meninggal diduga akibat tersengat kabel listrik bertegangan tinggi di Desa Kebongulo, Musuk, Boyolali, pada Jumat (18/7/2025).
Peristiwa tragis itu diakui oleh Kades Kebongulo, Warsono. Menurutnya, kecelakaan kerja tersebut terjadi pada pukul 09.30 WIB. Dia mengatakan bahwa korban yang meninggal seusai tersengat listrik itu bernama Sugiyono.
BACA JUGA: Nahas, Buruh Lepas asal Pajangan Meninggal Dunia saat Pasang Plafon di Kasihan Bantul
"Awalnya, korban diminta menebang pohon alpukat salah satu warga. Pada saat korban sedang memotong pohon alpukat, cabang yang dipotong mengenai kabel listrik tegangan tinggi," kata dia dihubungi wartawan, Jumat sore.
Setelah itu, korban tersengat listrik kemudian jatuh dari pohon dengan ketinggian sekitar 8 meter. Setelah itu, korban segera dibawa ke RSUD Pandan Arang Boyolali. Namun, pria 45 tahun tersebut meninggal dalam perjalanan ke sana.
Hal tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Musuk. Ia menduga kejadian tersebut karena korban kurang hati-hati saat memotong pohon alpukat yang dekat dengan kabel listrik tegangan tinggi.
Ia menjelaskan berdasarkan hasil pemeriksaan petugas medis RSUD Pandan Arang, korban memiliki luka lecet di pelipis sebelah kanan karena benturan saat jatuh dari atas pohon. Dan penyebab kematian diduga karena sengatan aliran listrik.
Ia juga mengatakan keluarga korban membuat surat pernyataan yang menyatakan telah menerima dan tidak menuntut pihak manapun. "Korban rencananya bakal dimakamkan diManggung, Sukorejo, Musuk, Boyolali nanti malam bakda Isya," jelas dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : espos.id
IHSG ditutup melemah 0,12% ke level 6.343,71. Di tengah koreksi bursa, saham sektor energi dipimpin CUAN, DSSA, dan PTRO justru menguat.
Ramalan zodiak 13 Agustus 2026 untuk asmara, karier, dan keuangan. Ada 5 zodiak yang rentan bosan dengan pasangan. Simak prediksi lengkapnya di sini
Dengan cakupan rute yang menjangkau wilayah Sleman hingga kawasan barat Kota Jogja, operasional Bus DAMRI Jogja–YIA diharapkan dapat mendukung mobilitas penumpa
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan berdasarkan data resmi KAI Access.
BMKG memprakirakan mayoritas wilayah di DIY cerah pada Kamis 13 Agustus 2026. Bantul berpotensi berawan, sementara Kota Jogja terpanas.
Kiper 16 tahun Athaullah Daib motoran dari Gunungkidul ke Jogja demi latihan PSIM setelah dipromosikan dari EPA U-16 ke tim senior.