BGN Tegas! SPPG Tanpa Sertifikat Higiene Terancam Disetop
BGN akan menangguhkan SPPG tanpa Sertifikat Laik Higiene dan Sanitasi. Kebijakan ini demi menjaga kualitas Program Makan Bergizi Gratis.
Ilustrasi-BPBD Distribusi air bersih kepada warga terdampak kekeringan. - Antara/HO-Dokumen Istimewa
Harianjogja.com, TEMANGGUNG- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah telah menyiapkan 50 tangki air bersih untuk bantuan kepada daerah kekeringan pada musim kemarau ini.
Kepala BPBD Kabupaten Temanggung Totok Nursetyanto di Temanggung, Sabtu, menyampaikan pada musim kemarau basah ini BPBD sementara menyiapkan 50 tangki air bersih untuk bantuan bagi daerah kekeringan.
"Namun, apabila musim diluar prediksi, kita akan menyiapkan sesuai kebutuhan air bersih yang diperlukan," katanya.
Ia menuturkan hingga saat ini belum ada daerah yang meminta bantuan air bersih di BPBD Kabupaten Temanggung.
BACA JUGA: Jaga Kualitas, Petani Kopi Temanggung Diminta Petik Biji Merah
Ia menyampaikan pada musim kemarau tahun 2024, BPBD membantu air bersih untuk warga yang mengalami kekeringan sebanyak 115 tangki.
"Persediaan air bersih lebih sedikit dari tahun lalu, karena prediksi kami untuk musim kemarau tahun 2025 adalah kemarau basah," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
BGN akan menangguhkan SPPG tanpa Sertifikat Laik Higiene dan Sanitasi. Kebijakan ini demi menjaga kualitas Program Makan Bergizi Gratis.
KPK memperpanjang penahanan Bupati nonaktif Tulungagung Gatut Sunu Wibowo terkait dugaan korupsi pemerasan OPD.
Mendag Budi Santoso memastikan impor bahan baku plastik berupa nafta dari AS mulai masuk Indonesia pada pertengahan Mei 2026.
Kemenkes mengingatkan cara aman menyimpan dan mengolah daging kurban agar terhindar dari bakteri dan penyakit zoonosis saat Iduladha.
Puluhan warga Garongan datangi Kantor Bupati Kulonprogo dan mendesak Lurah Garongan dinonaktifkan terkait dugaan pungli.
Kemenkes menyiapkan tiga langkah untuk memperkuat peran bidan dalam menangani kesehatan mental ibu hamil dan ibu menyusui.