Pemerintah Siapkan KPR 40 Tahun, Cicilan Rumah Lebih Ringan
Pemerintah menyiapkan aturan KPR tenor 40 tahun agar cicilan rumah lebih ringan dan akses rumah murah semakin mudah dijangkau masyarakat.
Ilustrasi penanganan stunting. - Freepik
Harianjogja.com, MAGELANG - Wali Kota Kota Magelang, Damar Prasetyono mengajak warga dalam Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) sebagai upaya kolektif untuk menurunkan angka stunting di wilayahnya.
Damar menyampaikan Genting adalah ikhtiar bersama untuk menyelamatkan generasi penerus dari ancaman stunting yang saat ini masih menjadi persoalan serius di Kota Magelang.
"Melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DPMP4KB) Kota Magelang, saya mengundang seluruh elemen masyarakat untuk bergabung dalam gerakan ini. Kondisi yang kita hadapi saat ini benar-benar genting dan tidak bisa ditunda lagi," katanya, Rabu (6/8/2025)
Ia menuturkan sebanyak 537 balita atau 12,4 persen dari total populasi balita berisiko mengalami stunting di Kota Magelang. Selain itu, ada 431 balita (10 persen) yang mengalami underweight dan 181 balita (4,2 persen) mengalami wasting atau kekurangan gizi akut yang membutuhkan intervensi segera.
BACA JUGA: Ganti Rugi Lahan Tol Jogja-Bawen Masih Proses Negosiasi Harga
Menurut dia, permasalahan ini tidak mungkin diselesaikan oleh pemerintah saja, tetapi memerlukan gotong royong seluruh unsur pentahelix, meliputi pemerintah, masyarakat, dunia usaha, perguruan tinggi, dan media massa.
Dalam kesempatan itu, Ia mengapresiasi sejumlah pihak yang telah menyatakan komitmennya mendukung program Genting, antara lain Baznas Kota Magelang (15 anak), DPMP4KB Kota Magelang (7 anak), Bank Jateng Cabang Magelang (10 anak), Bank Magelang (7 anak), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (10 anak) dan Wartawan Kota Magelang (1 anak).
Plt Kepala DPMP4KB Kota Magelang, Wawan Setiadi, menjelaskan Genting bertujuan menggalang kepedulian dan partisipasi masyarakat, dunia usaha, serta tokoh masyarakat sebagai orang tua asuh bagi balita dua tahun (baduta) dan ibu hamil berisiko stunting.
Program Genting mengajak para pihak memberikan kontribusi sebesar Rp15.000 per hari per anak selama enam bulan. Sasarannya keluarga miskin atau kelompok rentan di Kota Magelang, dengan total sasaran 178 baduta.
"Bantuan akan diberikan dalam bentuk paket nutrisi, edukasi kesehatan, serta pendampingan, sehingga diharapkan dapat meningkatkan status gizi anak-anak dan mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan bebas stunting," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Pemerintah menyiapkan aturan KPR tenor 40 tahun agar cicilan rumah lebih ringan dan akses rumah murah semakin mudah dijangkau masyarakat.
BMKG memprediksi pantai di Jogja cerah saat libur panjang 14 Mei 2026, sementara Kaliurang dan lereng Merapi berpotensi hujan.
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan sebaliknya Kamis 14 Mei 2026 berdasarkan data resmi KAI Access.
Jogja Rockphonic 2026 hadirkan Dewa 19, Burgerkill, dan God Bless dalam konser rock orkestra megah di Stadion Kridosono Jogja.
Pemda DIY menjamin perlindungan 11 bayi yang dievakuasi dari day care ilegal di Sleman, termasuk biaya pengobatan dan pemulihan kesehatan.
Prabowo Subianto menyoroti eksportir sawit dan batu bara yang menyimpan devisa hasil ekspor di luar negeri, bukan di Indonesia.