Sound Horeg Makin Populer, Ini Polemik dan Aturan Penggunaannya
Sound horeg berkembang sebagai hiburan rakyat, tetapi juga memicu polemik keselamatan, kebisingan, dan pengawasan di lapangan.
Penanaman pohon. - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, TEMANGGUNG—TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-125 di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah menanam 500 bibit buah dalam program unggulan untuk mencegah gangguan kera hutan yang kerap terjadi di wilayah itu.
Dandim 0706/Temanggung yang juga Komandan Satgas TMMD ke-125, Letkol Inf Hermawan Adi Nugroho di Temanggung, Sabtu, menyampaikan Satgas TMMD menanam 500 bibit buah di lereng Gunung Sumbing, sebagai upaya menanggulangi gangguan kera hutan yang kerap merusak tanaman warga. Bibit yang ditanam tersebut, antara lain tanaman sirsak, jambu biji, dan durian.
Program unggulan ini merupakan instruksi khusus dari Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) dan hanya diterapkan di Temanggung, dengan cakupan kegiatan meliputi pipanisasi, pemasangan pompa hidran, pengeboran sumber air, jambanisasi untuk penanganan stunting, program ketahanan pangan, hingga penanaman pohon.
BACA JUGA: Pakar hingga Praktisi Ragukan Data Pertumbuhan Ekonomi 5,15 Persen
Ia menyampaikan bibit buah ini ditanam di kawasan hutan lereng gunung Sumbing sebagai pagar alami untuk mengurangi risiko serangan kera yang sering turun berkoloni ke pemukiman warga dan kebun petani.
Warga Desa Banaran Sulis mengungkapkan meski kawanan kera tidak menyerang manusia, mereka kerap merusak tanaman. "Kalau di hutan sudah ada pohon buah, mudah-mudahan mereka tidak lagi turun ke ladang," katanya.
Dengan penanaman ratusan pohon buah ini, TMMD tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pada perlindungan lingkungan dan kenyamanan hidup masyarakat sekitar Gunung Sumbing.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Sound horeg berkembang sebagai hiburan rakyat, tetapi juga memicu polemik keselamatan, kebisingan, dan pengawasan di lapangan.
28 September 2026 diperingati sebagai Hari Kereta Api Nasional, Hari Pertambangan dan Energi, Hari Hak untuk Tahu, dan Hari Rabies Sedunia.
28 September 2026 diperingati sebagai Hari Kereta Api Nasional, Hari Pertambangan dan Energi, Hari Hak untuk Tahu, dan Hari Rabies Sedunia.
Prakiraan cuaca DIY Senin, 28 September 2026: suhu maksimum 33°C, udara kabur di Kota Jogja, Bantul, dan Kulonprogo. Cek rinciannya.
Cek jadwal SIM Keliling Jogja Senin 28 September 2026, lokasi layanan, jam operasional, serta syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
Cek jadwal SIM Sleman Senin 28 September 2026, lokasi pelayanan, jam buka, jenis layanan, dan syarat perpanjangan SIM A serta SIM C.