Pemerintah Siapkan KPR 40 Tahun, Cicilan Rumah Lebih Ringan
Pemerintah menyiapkan aturan KPR tenor 40 tahun agar cicilan rumah lebih ringan dan akses rumah murah semakin mudah dijangkau masyarakat.
Warga beraktivitas di Alun-Alun Kota Magelang, Kamis (21/12/2023). /Harian Jogja-Nina Atmasari
Harianjogja.com, MAGELANG - Pemerintah Kota Magelang berkomitmen menjadikan setiap sudut kota setempat ramah anak-anak yang bukan sekadar untuk meraih penghargaan Kota Layak Anak (KLA) akan tetapi mewujudkan generasi penerus sehat, berdaya, dan merdeka.
"Bukan hanya untuk meraih penghargaan, tetapi untuk mewujudkan generasi penerus yang sehat, berdaya, dan merdeka," kata Wali Kota Magelang Damar Prasetyono dalam rilis Bagian Prokompim Pemkot Magelang di Magelang, Selasa.
Ia mengatakan hal itu terkait dengan capaian daerah setempat terhadap penghargaan KLA kategori nindya pada tahun ini dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Penghargaan diserahkan Menteri PPPA Arifatul Choiri Fauzi kepada Sekretaris Daerah Kota Magelang Hamzah Kholifi di Auditorium KH M Rasjidi Kementerian Agama RI di Jakarta, Jumat (8/8).
Ia mengatakan penghargaan KLA buah kerja sama, antara lain perangkat daerah, dunia usaha, masyarakat, media massa, hingga Forum Anak Kota Magelang. Mereka konsisten mengawal kebijakan dan kegiatan ramah anak.
Kategori nindya, kata dia, menandakan Kota Magelang telah memenuhi sebagian besar indikator pemenuhan hak anak dan perlindungan khusus anak secara terencana, menyeluruh, dan berkelanjutan.
Sekda Hamzah Kholifi mengatakan capaian KLA 2025 hasil kerja keras dan kolaborasi semua pihak dalam memastikan hak-hak anak terpenuhi di daerah setempat.
BACA JUGA: Wali Kota Magelang Minta KONI Jangan Banyak Beli Atlet, Utamakan Pembinan
"Penghargaan ini bukti komitmen kita menjadikan Magelang kota yang aman, nyaman, dan ramah bagi anak. Kami akan terus memperkuat kolaborasi agar generasi penerus bisa tumbuh optimal di kota ini," katanya.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Kota Magelang Wawan Setiadi mengatakan masih banyak tantangan dihadapi, seperti kasus kekerasan terhadap anak dengan sebagian besar terjadi di lingkungan sekolah.
Selain itu, katanya, permasalahan terkait dengan kehamilan usia dini yang memerlukan penanganan khusus demi kepentingan terbaik anak.
Sebagai langkah penguatan, kata dia, Wali Kota Magelang dan Wakil Wali Kota Magelang menetapkan Program Unggulan “Anak Merdeka” yang memiliki tujuan utama, pencegahan kekerasan terhadap anak, penurunan kasus perkawinan usia anak, dan penanggulangan stunting dengan pendekatan keluarga dan remaja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Pemerintah menyiapkan aturan KPR tenor 40 tahun agar cicilan rumah lebih ringan dan akses rumah murah semakin mudah dijangkau masyarakat.
Meta menguji fitur Meta AI di Threads yang memungkinkan pengguna bertanya langsung soal tren dan berita viral seperti Grok di X.
Polisi mengungkap identitas salah satu kerangka manusia yang ditemukan di Sungai Bedog Bantul, korban diketahui bernama Sumadi.
Veda Ega Pratama siap tampil di Moto3 Barcelona 2026 dengan peluang besar menembus tiga besar klasemen dunia
Toyota Kijang Innova Reborn sukses mengalahkan penjualan Innova Zenix pada April 2026 dan kembali jadi mobil terlaris Indonesia.
Lionel Messi menjadi pemain bergaji tertinggi MLS 2026 dengan pendapatan Rp462 miliar per tahun, jauh meninggalkan Son Heung-min.