Atap Kelas MTs Muhammadiyah Ambruk di Sragen, 48 Siswa Diliburkan
Atap kelas MTs Muhammadiyah 4 Sambungmacan Sragen ambruk saat KBM. 48 siswa diliburkan, 6 siswa luka-luka.
Para eks napiter berfoto bersama dengan unsur Forkopimda Sukoharjo saat upacara HUT ke-80 Kemerdekaan Indonesia di Alun-alun, Minggu (17/8/2025). (Solopos/Bony Eko Wicaksono)
Harianjogja.com, SUKOHARJO - Sebanyak 10 eks narapidana teroris (napiter) mengikuti upacara HUT ke-80 Kemerdekaan Indonesia di Alun-alun Satya Negara Sukoharjo, Minggu (17/8/2025) pagi hari. Mereka mengikuti upacara pengibaran bendera Merah Putih secara khidmat hingga rampung.
Upacara detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Indonesia bernuansa Nusantara. Para tamu undangan memakai baju adat Nusantara. Upacara itu dihadiri unsur forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) Sukoharjo, organisasi perangkat daerah (OPD) di Pemkab Sukoharjo, DPRD Sukoharjo, organisasi kemasyarakatan (ormas). Selain itu, sepuluh eks napiter turut mengikuti upacara HUT Kemerdekaan Indonesia hingga rampung.
Selepas upacara rampung, unsur Forkopimda Sukoharjo menyerahkan bantuan kepada 10 eks napiter. Penyerahan bantuan diberikan kali pertama oleh Bupati Sukoharjo, Etik Suryani. Kemudian, diikuti penyerahan bantuan oleh Wakil Bupati Sukoharjo, Eko Sapto Purnomo.
Penyerahan bantuan itu bagian dari wujud kepedulian dan perhatian pemerintah daerah terhadap sesama anak bangsa. Tujuannya untuk meringankan beban para eks napiter dan keluarganya sehingga bisa kembali berbaur dengan masyarakat. "Semoga bisa meringankan beban para eks napiter dan memperteguh kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)," ujar Bupati Sukoharjo, Etik Suryani.
Sementara itu, seorang eks napiter, Siswanto, mengatakan pernah terlibat kasus jaringan Jamaah Islamiyah di Tanah Air. Dia lantas menyadari dan menyadarkan para mantan anggota Jamaah Islamiyah lainnya untuk ikrar kembali ke Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Warga Kecamatan Nguter ini berharap mantan anggota Jamaah Islamiyah bisa kembali berbaur dengan masyarakat dan menjalani kehidupan sehari-hari. "Saya menyadari dan berupaya menyadarkan anggota Jamaah Islamiyah lainnya untuk kembali ke NKRI," ujar dia.
Upacara bendera dalam rangka HUT ke-80 Kemerdekaan RI juga digelar di Lapangan Ngabeyan, Kartasura, Sukoharjo. Upacara tersebut dihadiri jajaran forum komunikasi pimpinan kecamatan (Forkopimca) Kartasura. Sebelum upacara bendera dimulai, sejumlah sekolah dasar (SD) di Kecamatan Kartasura menampilkan atraksi drumband, Mereka antara lain drumband dari SDN Ngadirejo, SDN Singopuran 01, SDN Pucangan 04, dan SDN Kartasura 06.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : espos.id
Atap kelas MTs Muhammadiyah 4 Sambungmacan Sragen ambruk saat KBM. 48 siswa diliburkan, 6 siswa luka-luka.
KPK memperpanjang penahanan Bupati nonaktif Tulungagung Gatut Sunu Wibowo terkait dugaan korupsi pemerasan OPD.
Mendag Budi Santoso memastikan impor bahan baku plastik berupa nafta dari AS mulai masuk Indonesia pada pertengahan Mei 2026.
Kemenkes mengingatkan cara aman menyimpan dan mengolah daging kurban agar terhindar dari bakteri dan penyakit zoonosis saat Iduladha.
Puluhan warga Garongan datangi Kantor Bupati Kulonprogo dan mendesak Lurah Garongan dinonaktifkan terkait dugaan pungli.
Kemenkes menyiapkan tiga langkah untuk memperkuat peran bidan dalam menangani kesehatan mental ibu hamil dan ibu menyusui.