KPK Sita Aset Rp150 Miliar dalam Kasus Pemerasan WNA
KPK menyita aset Rp150 miliar dalam kasus dugaan pemerasan izin tinggal WNA yang menjerat eks Wamen Imipas Silmy Karim dan 7 tersangka.
Pria yang mengamuk dan bawa sajam di Sumber, Banjarsari, Solo, APS, 20, saat ditangkap dan digelandang ke Mapolresta Solo, Sabtu (27/9/2025). (Istimewa/Polresta Solo)
Harianjogja.com, SOLO --Aparat Polresta Solo menangkap seorang pemuda asal Karangpandan, Karanganyar, berinisial APS, 20,lantaran membuat keributan serta mengacung-acungkan senjata tajam (sajam) di kawasan Sumber Tapen, Kecamatan Banjarsari, Solo, Sabtu (27/9/2025) dini hari.
Kapolresta Solo, Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo, melalui Kasatsamapta, Kompol Edi Sukamto, membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurut dia, penangkapan dilakukan sekitar pukul 03.00 WIB setelah adanya laporan masyarakat.
“Tim segera menuju lokasi sesuai laporan. Sesampainya di sana, benar adanya seorang pemuda yang sudah lebih dulu diamankan warga karena membuat keributan dan dianggap membahayakan,” kata Kompol Edi dalam keterangan tertulis yang diterima Espos, Minggu (28/9/2025).
Meski warga melaporkan APS membawa senjata tajam, lanjut dia, polisi tidak menemukan barang bukti tersebut saat melakukan penggeledahan. Diduga pelaku telah membuangnya sebelum diamankan.
“Pelaku diamankan oleh warga sebelumnya tepat di depan rumah warga yang menjadi korban keributan. Saat dilakukan penggeledahan, barang bukti senjata tajam tidak ditemukan karena diduga telah dibuang oleh pelaku sebelum diamankan,” kata dia.
BACA JUGA: Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi Bakal Menyentuh Banyak Wilayah
Dari keterangan warga sekitar, APS bertindak di bawah pengaruh minuman keras dan obat-obatan terlarang. Hal tersebut tampak dari tingkah lakunya yang aneh dan emosi yang tidak terkendali hingga membuat keributan dengan mengacungkan sajam ke salah seorang warga setempat.
“Pelaku setelah ditangkap langsung kami bawa ke Mapolresta Solo. Untuk diperiksa lebih lanjut terkait motifnya serta mencari barang bukti sajam yang menurut laporan warga digunakan oleh pelaku,” kata dia.
Kompol Edi mengapresiasi peran serta warga yang sigap melapor dan membantu menangkap pelaku. Kompol Edi juga mengajak warga Solo untuk terus bersama menjaga keamanan dan ketertiban di Solo.
“Ini bentuk kerja sama yang baik antara masyarakat dengan kepolisian. Kami minta masyarakat tidak takut melapor bila ada kejadian serupa. Laporan yang cepat sangat membantu kami dalam merespons,” jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : espos.id
KPK menyita aset Rp150 miliar dalam kasus dugaan pemerasan izin tinggal WNA yang menjerat eks Wamen Imipas Silmy Karim dan 7 tersangka.
Mas Marrel menghadiri pentas jathilan di Hargobinangun, Sleman. Ia mengajak warga menjaga budaya Jogja agar tetap hidup dan diwariskan generasi muda.
Menteri LH menyebut 85.000 hektare kawasan konsesi terbakar dan 335 perusahaan terindikasi memiliki titik api.
Vietnam menang 2-0 atas Thailand pada leg pertama final Piala AFF 2026. Nguyen Hai Long dan Nguyen Quang Hai mencetak gol kemenangan.
Hashim Djojohadikusumo mengingatkan Rusun Manggarai tidak diborong spekulan. Proyek ini menyediakan 3.784 unit hunian bagi MBR.
Pemkot Jogja mendorong UMK batik bergabung dalam koperasi sektor riil untuk memperkuat produksi, pemasaran, pembiayaan, dan branding.