Dokter Jantung Ungkap Cara Aman Olahraga Setelah Usia 40 Tahun
Dokter jantung mengingatkan olahraga rutin setelah usia 40 tahun tetap penting untuk menjaga kesehatan jantung, asalkan dilakukan bertahap dan terukur.
Petugas BPBD Kabupaten Cilacap memantau genangan banjir di Jalan Kendeng, Kelurahan Sidanegara, Kecamatan Cilacap Tengah, Cilacap, Jawa Tengah, Senin (13/10/2025). ANTARA/HO-BPBD Cilacap
Harianjogja.com, CILACAP - Sebanyak 307 warga mengungsi setelah banjir melanda 15 kelurahan di wilayah perkotaan Cilacap akibat hujan deras disertai jebolnya tanggul Kali Yasa pada Minggu (12/10) malam.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Cilacap Budi Setyawan di Cilacap, Senin, mengatakan para pengungsi berasal dari Kecamatan Cilacap Selatan, Cilacap Tengah, dan Cilacap Utara yang terdampak genangan dengan ketinggian air antara 20-50 sentimeter.
"Warga yang mengungsi tersebar di empat lokasi, yakni Masjid Al-Mubarok, Masjid Al-Manar, Masjid Abu Bakar Sidiq, dan Balai RT Semangka Jaya. Sebagian besar terdiri atas perempuan, anak-anak, dan balita," katanya.
Lebih lanjut, dia mengatakan banjir yang menggenangi 15 kelurahan di tiga kecamatan tersebut mulai terjadi pada hari Minggu (12/10), pukul 21.00 WIB, setelah hujan deras mengguyur kawasan perkotaan Cilacap.
Selain dipicu oleh hujan deras, kata dia, banjir tersebut juga disebabkan oleh luapan sungai dan jebolnya tanggul Sungai Kali Yasa sepanjang 25 meter dengan ketinggian 2 meter di Kelurahan Tegalkamulyan, Kecamatan Cilacap Selatan.
Menurut dia, banjir tersebut berdampak terhadap 65.094 rumah serta mengganggu aktivitas warga di sejumlah sekolah dan tempat ibadah.
Meskipun demikian, dia mengatakan hingga Senin (13/10) pagi tidak ada laporan korban jiwa maupun luka-luka akibat bencana banjir tersebut.
Ia mengatakan BPBD bersama TNI/Polri, Basarnas, serta Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PP dan PA) Kabupaten Cilacap telah mendirikan dapur umum di Rumah Singgah Dinsos PP dan PA Kabupaten Cilacap untuk memenuhi kebutuhan logistik para pengungsi.
"Upaya penanganan darurat masih terus dilakukan. Kebutuhan mendesak saat ini meliputi family kit, logistik makanan, perlengkapan kebersihan, serta alat berat untuk memperbaiki tanggul," katanya.
Ia mengatakan hingga Senin (13/10) siang, tim gabungan masih melakukan pemantauan dan pendataan di lapangan karena mengingat hujan masih berpotensi turun.
"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap banjir susulan serta segera melapor ke posko siaga jika terjadi peningkatan debit air di wilayah masing-masing," kata Budi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Dokter jantung mengingatkan olahraga rutin setelah usia 40 tahun tetap penting untuk menjaga kesehatan jantung, asalkan dilakukan bertahap dan terukur.
Cek jadwal KA Bandara YIA Xpress Minggu 26Juli 2026 rute Stasiun Tugu Yogyakarta-Bandara YIA lengkap dengan tarif dan waktu perjalanan.
BMKG memprakirakan cuaca Jogja pada 26 Juli 2026 didominasi cerah. Sleman dan Kota Jogja berpotensi mengalami udara kabur.
BRIN memperkuat ekosistem riset hidrogen melalui kolaborasi dengan industri untuk mempercepat hilirisasi dan transisi energi nasional.
Timnas Indonesia berpotensi mencetak rekor baru di Piala AFF 2026 dengan membawa 11 pemain naturalisasi dalam satu edisi turnamen.
Terlalu lama menatap layar dapat memicu mata lelah, sulit tidur, nyeri leher, hingga gangguan postur tubuh. Berikut dampaknya bagi kesehatan.