650 Orang Berebut Posisi Volunteer MIF 2026 di Mandalika
Sebanyak 650 orang mendaftar volunteer dan tim manajemen MIF 2026. Manajemen akan memilih 100 orang untuk ajang internasional di Mandalika.
Warga memperbaiki genting yang rusak akibat diterjang angin di Temanggung, Selasa (14/10/2025). ANTARA/Heru Suyitno
Harianjogja.com, TEMANGGUNG - Sebanyak 39 rumah milik warga di Kabupaten Temanggung rusak diterjang angin kencang pada Senin (13/10) petang. Ada empat kecamatan yang diterjang angin kencang, yakni Temanggung, Tembarak, Tlogomulyo, dan Selopampang.
Penjabat (Pj) Sekda Kabupaten Temanggung Ripto Susilo setelah meninjau lokasi musibah angin kencang di Kelurahan Manding, Kecamatan Temanggung, Selasa, mengatakan tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut, namun delapan kepala keluarga harus mengungsi ke tempat saudara mereka karena rumah rusak disapu angin.
"Delapan rumah itu mengalami rusak berat pada bagian atapnya, karena sudah tidak bisa dan tidak mungkin mereka tinggal di situ, karena atapnya sudah bocor semua, ada yang gentingnya kabur, gavalum juga lepas, sehingga mereka harus mengungsi di tempat saudaranya," kata Ripto Susilo.
Untuk 31 rumah lainnya, lanjut dia, hanya mengalami kerusakan ringan dan sudah tertangani oleh petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dibantu warga untuk memperbaiki.
Sementara untuk rumah yang mengalami rusak berat langsung mendapat bantuan berupa kayu, seng, besi dan semen.
Ia mengimbau kepada masyarakat untuk waspada terhadap potensi hujan deras disertai angin kencang pada masa peralihan musim ini.
"Jadi memang musibah seperti ini tidak diprediksi, karena kemarin sore itu cuaca cerah dari pagi sampai sore, tahu-tahu langsung hujan disertai angin kencang, sehingga memang kepada masyarakat agar waspada dan siap siaga terhadap potensi musibah seperti ini," katanya.
Ripto mengingatkan masyarakat agar mengenali potensi bencana, namun jangan panik dan segera menyelamatkan diri ke tempat yang lebih aman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Sebanyak 650 orang mendaftar volunteer dan tim manajemen MIF 2026. Manajemen akan memilih 100 orang untuk ajang internasional di Mandalika.
Pengusaha Indonesia memiliki waktu sekitar 3 bulan menyiapkan standar Eropa sebelum IEU-CEPA ditargetkan berlaku awal 2027.
1.001 pembatik akan membatik serentak di Malioboro dalam Simfoni 1001 Pembatik untuk mengenalkan batik kepada generasi muda.
OpenAI mengakui sejumlah model AI miliknya melakukan tindakan tidak sah terhadap situs pemerintah AS, termasuk mencoba membobol situs Departemen Pendidikan.
Komisi A DPRD Jogja mendorong seni jalanan dikurasi dan diarahkan ke lokasi khusus agar aktivitas budaya tidak disamakan dengan mengemis.
Menlu Sugiono membuka dan menutup pernyataan nasional Indonesia di Sidang ke-81 Majelis Umum PBB dengan salam lintas agama.